River Plate Negosiasikan Transfer Thiago Almada dari Atletico Madrid
Klub raksasa Argentina, River Plate, dilaporkan tengah gencar melakukan negosiasi untuk mendatangkan gelandang tim nasional Argentina, Thiago Almada, dari Atletico Madrid pada bursa transfer Juli 2026. Langkah agresif River Plate ini diambil demi memperkuat tim menjelang paruh kedua kompetisi yang padat target juara, dengan kesiapan dana mencapai 20 hingga 30 juta dolar AS. Manajemen River Plate dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal terkait gaji dengan Almada yang ingin meninggalkan Atletico Madrid setelah mencatatkan 40 pertandingan, 4 gol, dan 3 asistensi pada musim lalu.
Meskipun demikian, jurnalis Hernán Castillo menilai proses transfer ini masih menghadapi jalan terjal karena sang pemain dan klubnya memilih menunggu tawaran lain hingga Piala Dunia 2026 berakhir.
"Yo creo que la Almada es una locura y casi imposible de concretar" ujar Hernán Castillo, jurnalis olahraga Argentina. Pihak manajemen River Plate membenarkan bahwa komunikasi dengan sang pemain masih terus berjalan demi memenuhi permintaan khusus dari pelatih Eduardo Coudet.
"voy hablando con los dirigentes de river y me dicen 'seguimos hablando, seguimos esperando'" kata Hernán Castillo menambahkan keterangan mengenai sikap pengurus klub. Di sisi lain, jurnalis Sebastián Srur dan Héctor Gallo menyampaikan pandangan yang lebih optimistis terkait adanya kesepakatan prinsipil mengenai nilai transfer sebesar 20 millones de dólares untuk 50 persen kepemilikan sang pemain.
Kondisi penundaan ini juga dikonfirmasi oleh pengamat sepak bola Fernando Padrón yang menyebut sang gelandang berniat menunggu tawaran dari klub-klub elite Eropa setelah turnamen internasional usai. "La única condición es la espera del jugador, que quiere tomarse unos días por si aparece una oferta de un club de élite tras el Mundial" tutur Fernando Padrón mengenai situasi klausul tersebut. Pihak River Plate dilaporkan siap menyamai standar gaji Eropa demi menjadikan Almada sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di kompetisi domestik Argentina.
Sementara River Plate bergerak maju, rival abadi mereka, Boca Juniors, secara resmi memilih untuk tidak terlibat dalam persaingan berbiaya tinggi tersebut.
Manajemen Boca Juniors menjelaskan bahwa keputusan mundur diambil demi menjaga keseimbangan finansial serta menghindari penumpukan pemain di sektor penyerangan. "evitar una superpoblación en zonas ofensivas y enfocarse en refuerzos puntuales que resuelvan necesidades inmediatas" bunyi pernyataan resmi dari pihak manajemen Boca Juniors. Boca Juniors kini mengalihkan fokus anggaran mereka untuk mendatangkan pemain baru di posisi bek tengah, bek kiri, dan pemain sayap.
Langkah selektif ini diambil karena nilai transfer sang pemain yang tinggi, mengingat sebelumnya grup Eagle Football Holdings membeli Almada dari Atlanta United ke Botafogo seharga 20 juta dolar AS.
"puede afectar su planificación general del mercado, por lo que opta por no ingresar en la puja" jelas perwakilan instansi Boca Juniors terkait kebijakan transfer mereka. Kebijakan strategis ini menegaskan komitmen Boca Juniors untuk memprioritaskan kebutuhan mendesak pelatih dibandingkan mengejar nama besar di pasar transfer.
"marca una diferencia clara con otros mercados donde sí hubo inversiones importantes en jugadores específicos" pungkas pihak klub Boca Juniors. Selain kendala nilai transfer, rencana kepulangan Almada ke Argentina juga memicu kembali pembahasan terkait kasus hukum dugaan kekerasan seksual yang menjeratnya sejak Februari 2021.