Rivan A Purwantono Jadi Dirut Baru Jasa Marga
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Jasa Marga (Persero) Tbk menetapkan jajaran direksi baru dan mengesahkan pembagian dividen Rp1,1 triliun di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026. Langkah strategis emiten berkode saham JSMR ini diambil setelah mencatatkan kinerja keuangan yang stabil sepanjang tahun buku 2025.
Pemegang saham resmi mengangkat Rivan A. Purwantono menjadi Direktur Utama menggantikan manajemen sebelumnya, didampingi Andry Tanudjaja sebagai Wakil Direktur Utama. Posisi Direktur Bisnis kini diisi Reza Febriano, sedangkan Yoga Tri Anggoro menjabat Direktur Human Capital dan Transformasi.
Struktur manajemen baru juga diperkuat oleh Pramitha Wulanjani selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Yaya Ruhiya sebagai Direktur Layanan, Fitri Wiyanti sebagai Direktur Operasi, dan Ari Respati sebagai Direktur Pengembangan Usaha.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, pihak manajemen menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar bagi kepengurusan baru dalam mengelola bisnis jalan tol tersebut.
"Segenap Keluarga Besar Jasa Marga Group mengucapkan, selamat bertugas kepada jajaran Direksi Jasa Marga Group," tulis Jasa Marga.
Perusahaan berharap jajaran pimpinan yang baru dapat mendorong inovasi dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan seluruh ekosistem Jasa Marga Group ke depan.
"Semoga senantiasa diberikan kelancaran dalam mengemban amanah, menghadirkan kepemimpinan yang membawa dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan, serta menginspirasi seluruh Roadster Jasa Marga untuk terus bertumbuh dan berinnovasi," sambung Persero.
Selain merombak direksi, RUPST menetapkan Juri Ardiantoro sebagai Komisaris Utama. Jabatan komisaris juga diisi oleh Syamsul Bachri Yusuf, M Asrorun Ni’am Sholeh, Nurul Ghufron, serta tiga komisaris independen yaitu Tedi Kurniawan, Nachrowi Ramli, dan Rudi Antariksawan.
Mengenai keputusan pembagian keuntungan, Direktur Utama Jasa Marga menjelaskan rincian nilai per lembar saham serta jadwal pembayaran hak para investor.
"Besaran dividen per lembar saham (Dividend Per Share/DPS) adalah sebesar Rp156,2, sama dengan DPS periode sebelumnya. Dividen tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan 4 Juni 2026, dengan jadwal pembagian dividen pada 19 Juni 2026. Sisa laba bersih tahun 2025 Perseroan dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan," ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono.
Rivan memaparkan bahwa stabilitas laba inti perusahaan dipengaruhi oleh pertumbuhan pendapatan usaha, EBITDA, serta efisiensi beban keuangan yang berhasil ditekan hingga dua digit berkat aksi korporasi sebelumnya.
"Jasa Marga berhasil menjaga pertumbuhan kinerja yang stabil dan resilien. Stabilitas core profit didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta didukung by keberhasilan Perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5 persen (yoy) sebagai dampak positif dari aksi korporasi equity financing yang dilakukan pada akhir 2024," jelas Rivan.
Berdasarkan laporan operasional tahun 2025, Jasa Marga menguasai 42 persen pangsa pasar tol nasional dengan mengoperasikan 1.294 kilometer jalur dari total konsesi 1.736 kilometer. Volume transaksi menyentuh 1,31 miliar kendaraan dengan rata-rata lalu lintas harian mencapai 3,58 juta kendaraan.
"Kami akan mengupayakan peningkatan pendapatan dan EBITDA melalui optimalisasi alokasi anggaran, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penyesuaian tarif tol secara terukur. Kami yakin dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri jalan tol nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan dengan dukungan struktur keuangan yang semakin sehat, beban keuangan yang lebih terkendali, serta kinerja operasional yang solid," tutup Rivan.