Rien Wartia Trigina Amankan Ponsel ART GaraGara Kasus Dugaan Penganiayaan

Share

Rien Wartia Trigina alias Erin menahan telepon seluler milik asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di rumahnya demi mengamankan barang bukti di tengah bergulirnya kasus dugaan penganiayaan mantan pekerja, seperti dilansir dari Detik Hot pada hari kemarin.

Kebijakan tersebut sempat memicu kekhawatiran dari pihak keluarga pekerja bernama Nur Rohma yang kesulitan menjalin komunikasi.

Suami Nur Rohma yang bernama Rahmat mengaku sempat panik akibat hilangnya kontak dengan sang istri setelah pemberitaan mengenai Erin viral di berbagai media.

"Sebelum yang viral-viral itu istri saya ngabarin seperti biasa, tapi tiba-tiba susah dihubungi. Terakhir bilang baik-baik saja. Namanya keluarga di kampung tetap ya biasanya komunikasi sekarang nggak. Sekarang saya mau jemput istri saya. Orang tua saya sampai diinfus," cerita Rahmat.

Kondisi hilangnya komunikasi tersebut berdampak pada situasi psikologis keluarga besar di kampung halaman.

"Saya tanggung jawab sama istri, orang tua langsung diinfus. Anak saya tiap hari tanya pas nggak ada kabar. Biasanya pas istirahat kerja bisa video call, tanya kabar," sambungnya.

Kekhawatiran tersebut mereda setelah Rahmat difasilitasi untuk mendatangi langsung kediaman mantan istri Andre Taulany tersebut dan menemui istrinya secara langsung.

"Alhamdulillah ini sudah tenang. Istri saya sehat. Udah benar-benar terima kasih pada semuanya," kata Rahmat.

Merespons situasi tersebut, Erin memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut murni merupakan kesalahpahaman komunikasi antara pekerja dan pihak penyalur.

"Jadi kemarin saya sudah ngobrol sama suaminya, dia salah paham," kata mantan istri Andre Taulany itu.

Pihak manajemen rumah tangga menyatakan bahwa suami pekerja tidak mendapatkan akses komunikasi yang tepat dari agensi penyalur.

"Jadi katanya dia pengin tahu kabarnya Nur ini cuma penyalurnya nggak kasih nomor telepon saya, dia bingung nih, dia takut kalau Nur nih kenapa-kenapa karena dia dengar berita yang segitu hebohnya," lanjutnya.

Erin menegaskan bahwa pembatasan penggunaan alat komunikasi dilakukan sebagai langkah preventif agar para pekerja di kediamannya tidak terpengaruh oleh opini luar selama proses hukum berjalan.

"Iya, karena kan memang gara-gara kejadian ini jadi handphone memang saya pegang dulu nih. Karena kan mereka sempat, ya ini tahu sendiri kan, ini buat bukti segala macam kan takut dipengaruhi dari sisanya mereka kan. Jadi ya saya amankan," jelas Erin.

Pertemuan tersebut menyimpulkan bahwa Nur Rohma dalam kondisi prima serta memahami langkah pengamanan yang diambil oleh pemberi kerja maupun kecemasan dari pihak suaminya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author