Ridho Illahi Buka Suara Soal Dugaan Kerugian Investasi Herlina
Aktor Ridho Illahi mengungkapkan klaim baru terkait perseteruan hukum kasus investasi dengan Herlina Permanasari di Gunung Putri, Bogor. Ia menyebut dirinya bukan satu-satunya pihak yang mengalami kerugian dalam kerja sama tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
Ridho menyoroti keterlambatan pengembalian dana dari Herlina yang dinilainya tidak masuk akal. Ia menyebut Herlina sempat menyetorkan uang cicilan sebesar Rp 10 juta dan membawa nama institusi tertentu sebagai alasan penundaan.
"Dan dia ada chatnya ngomong kayak gini, 'modal itu sebulan baru bisa balik'. Sebulan baru bisa balik. Nah, setelah sebulan, tidak ada pengembalian.
Dia hanya menyicil Rp 10 juta. Alasannya banyak. Salah satu alasannya yang menurut aku aneh dan ada di chat.
Dia bahkan membawa nama-nama institusi pakai pelicin," kata Ridho Illahi.
Percakapan tertulis tersebut kini disimpan oleh pihak Ridho untuk diserahkan kepada aparat penegak hukum sebagai barang bukti pendukung.
"Nah itu sebagai bukti kita juga, apakah benar? Kan kalau seandainya itu tidak benar kan bisa ke dia juga," ujar Ridho Illahi.
Selain dirinya dan sang manajer, Ridho membeberkan bahwa aktor Andrew Andika beserta istrinya juga pernah menanamkan modal bisnis kepada Herlina.
"Nah, dan kenapa aku memang nge-story-in dia, karena ternyata korbannya itu nggak cuman aku doang. Kebetulan pacarnya ini, manajer aku, kena juga. Hampir dengan kasus yang sama seperti aku.
Dan Andrew, Andrew Andika artis, itu sempat menanam modal juga, berinvestasi sama dia, tapi bukan kepiting dan kerapu. Sampai saat ini, yang Andrew-nya sudah lunas, itu sempat pernah di-story-in juga dianya, yang istrinya Andrew itu uangnya masih ada sama si perempuan ini, dan dia menjanjikan untuk mencicil," kata Ridho Illahi.
Penawaran bisnis dari Herlina disebut tidak hanya berhenti pada investasi pengadaan ikan kerapu dan kepiting. Ridho mengaku sempat mendapat tawaran investasi lain dengan nilai modal yang lebih tinggi pada 21 Januari 2026.
"Iya, si perempuan si inisial H. Terus selama berjalannya itu, 21 Januari 2026, dia minta dan mengiming-imingkan modal Rp 150 juta untuk konter HP. Itu ada chatnya, dia terus, 'ayo Bang, investasi di konter HP'.
Aku sempat berantem sama istri aku, kenapa kita nggak bikin online saja, kenapa harus ada konter HP. Di sini juga ada chatnya," kata Ridho Illahi.
Unggahan masalah ini di media sosial kemudian memicu laporan dan pengakuan dari rekan-rekan Ridho yang mengaku menerima penawaran serupa dari Herlina.
"Pas aku story masalah ini ke socmed, banyak teman-teman aku yang ngomong, 'iya aku ditawarin juga', padahal kan dia baru kenal. Itu teman-teman aku lho. Banyak yang nge-chat, sampai bahkan hari ini ada yang nge-chat, dia pinjam uang.
Aku nggak mungkin berani ngomong kalau nggak ada chatnya. Beberapa teman aku yang baru kenal dia langsung menawarkan itu semua," kata Ridho Illahi.
Saat ini, kedua belah pihak saling melapor ke kepolisian. Herlina melaporkan Ridho dan istrinya ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik, penyebaran data pribadi, intimidasi, dan penipuan, sedangkan Ridho melaporkan Herlina ke Polres Bogor terkait dugaan kerugian investasi.