Rhian Wilkinson Panggil Ceri Holland Jelang Kualifikasi Piala Dunia

Share

Pelatih tim nasional wanita Wales Rhian Wilkinson memanggil kembali penyerang sayap Liverpool Ceri Holland ke dalam skuad berisi 26 pemain untuk menghadapi laga penentu kualifikasi Piala Dunia Wanita melawan Montenegro dan Republik Ceko pada Juni 2026.

Pengumuman yang dilansir BBC dan Nation Cymru pada Rabu (27/5/2026) tersebut juga memastikan kembalinya penjaga gawang Olivia Clark, gelandang Laura Hughes, dan pemain serbabisa Lois Joel setelah pulih dari cedera masing-masing.

Namun, Wales dipastikan tampil tanpa bek sekaligus gelandang berpengalaman Hayley Ladd yang terpaksa absen akibat mengalami cedera ringan.

Wales dijadwalkan bertandang melawan Montenegro di Podgorica pada Jumat, 5 Juni 2026, sebelum menjamu pemimpin klasemen Grup B1, Republik Ceko, di Stadion Cardiff City empat hari kemudian.

Saat ini Wales menempati peringkat kedua klasemen Grup B1 dengan mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan, hanya kalah selisih gol dari Republik Ceko.

Kemenangan dalam dua laga pamungkas ini akan membawa Wales finis di puncak grup dan mengamankan status unggulan yang lebih menguntungkan pada undian babak play-off yang akan digelar 18 Juni 2026.

Wilkinson menjelaskan bahwa persaingan internal di dalam tubuh skuad Wales saat ini semakin ketat seiring dengan meningkatnya kedalaman materi pemain yang dimilikinya.

"I think it's an exciting squad – we are really building our depth with Wales," kata Rhian Wilkinson, pelatih kepala Wales.

Mantan pelatih tim nasional Kanada tersebut menambahkan bahwa situasi ini membuat tidak ada satu pun pemain yang posisi utamanya di dalam tim benar-benar aman.

"We can't have a squad that names itself and we are seeing that this one," ujar Rhian Wilkinson.

Wilkinson juga mengungkapkan dirinya telah mengevaluasi performa tim secara personal setelah kemenangan tipis 1-0 atas Albania pada jeda internasional bulan April lalu.

"I think last camp we had one of our best camps off the field and in our first game and then we ended it with a performance that I didn't think reflected who this team is," ucap Rhian Wilkinson.

Penurunan performa pada laga kedua melawan Albania tersebut mendorong tim pelatih melakukan diskusi empat mata dengan setiap pemain guna menjaga standar permainan tim di level tertinggi.

"So I've had one-on-ones with every player through this break, just to sit with them on the phone and talk about how the difference with those top, top teams is that when they have an off-day, they don't drop that far," tutur Rhian Wilkinson.

Wilkinson merasa frustrasi karena permainan timnya sempat beralih ke gaya sepak bola yang tidak mencerminkan identitas asli skuad asuhannya.

"We reverted to a type of football that I don't think we've ever played and that was a frustration for me, but equally the players were so frustrated with themselves," ungkap Rhian Wilkinson.

Dua pertandingan mendatang melawan Montenegro dan Republik Ceko dipandang sebagai momentum penting untuk mengembalikan performa terbaik Wales demi mengamankan tiket menuju Piala Dunia Wanita 2027 di Brasil.

"We've got two very important games around the corner where we've got to make sure that we deliver two performances that we can be proud of," kata Rhian Wilkinson.

Selain kembalinya para pemain senior, Wilkinson turut memanggil talenta muda non-caps seperti gelandang Bournemouth Elena Cole yang berusia 19 tahun serta bek Manchester United Scarlett Hill yang berumur 18 tahun.

Keputusan Wilkinson untuk bertahan sebagai pelatih kepala Wales hingga tahun 2029 mendapat respons positif dari gelandang Charlton Athletic, Mia Ross.

"I think she's been great since she's come in," ujar Mia Ross, gelandang Wales.

Ross menyatakan bahwa meskipun dirinya sempat absen saat Wilkinson pertama kali menjabat, para pemain lain selalu memberikan penilaian yang sangat tinggi terhadap kepemimpinannya.

"Obviously she came in a period where I wasn't here, but a lot of the girls always speak so highly of her," tutur Mia Ross.

Meskipun Wales gagal meraih hasil maksimal pada kompetisi Euro sebelumnya, Ross optimistis bahwa di bawah arahan Wilkinson, tim akan terus menunjukkan progres positif.

"She took the girls to the Euros. Obviously we didn't get the results we wanted but I think that we just keep progressing and progressing, and I think she's the person and the type of manager to keep us pushing forwards 100%," ucap Mia Ross.

Bagi Ross, target menembus putaran final Piala Dunia Wanita 2027 merupakan impian besar bagi setiap pemain untuk bisa berkompetisi di panggung tertinggi sepak bola internasional.

"It's definitely a long road and a long way to go, but who doesn't want to be in a World Cup? Who doesn't want to compete on the biggest stage?" kata Mia Ross.

Ross menegaskan fokus utama tim saat ini adalah menghadapi Montenegro terlebih dahulu dengan target mencetak gol sebanyak mungkin sembari menjaga pertahanan tetap solid.

"[For now] I think it's definitely one game at a time, making sure that we have a good performance against Montenegro, that we try to score as many goals as we can but also defend well too," ujar Mia Ross.

Hasil akhir yang solid pada laga pertama dinilai krusial untuk membangun momentum positif sebelum menghadapi laga penentu melawan Republik Ceko di Cardiff.

"We want to come out with a really solid performance to build momentum to the Czech Republic game," tutur Mia Ross.

Ross baru saja bergabung dengan pemusatan latihan tim nasional setelah membawa Charlton memenangkan pertandingan play-off promosi melawan Leicester City untuk naik ke kasta tertinggi Women's Super League (WSL).

"To win a play-off game… it was a great experience, a great day," ucap Mia Ross.

Dalam pertandingan tersebut, Ross sempat menemui rekan senegaranya di kubu Leicester City, Hannah Cain, yang dipastikan akan meninggalkan klub tersebut akhir musim ini.

"I managed to catch Hannah before the game. [I was] sorry for Leicester, for them to go down, but I'm sure they'll come straight back up. They're a good team and they've got a lot of good players," kata Mia Ross.

Kini Ross mengalihkan fokus sepenuhnya untuk membela Wales dalam dua pertandingan krusial kualifikasi Grup B1.

"But obviously we're here to focus on Wales and what's to come over these next two games, so the focus is on that now," ujar Mia Ross.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author