Yassine Bounou Catat Rekor Penyelamatan Penalti Baru di Piala Dunia
Penjaga gawang tim nasional Maroko, Yassine Bounou, menorehkan rekor sejarah sebagai kiper dengan penyelamatan penalti terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia setelah menggagalkan eksekusi penyerang Prancis, Kylian Mbappe, pada pertandingan perempat final, Kamis (9/7/2026). Berdasarkan data statistik dari Opta, penjaga gawang yang akrab disapa Bono tersebut tercatat hanya kebobolan dua kali dari sembilan situasi penalti yang dihadapinya selama berpartisipasi di pentas Piala Dunia. Dari total sembilan sepakan penalti tersebut, Bono berhasil menghalau empat tendangan, sementara tiga eksekusi lainnya dari tim lawan meleset atau berada di luar target sasaran.
Sebelum memperkuat lini pertahanan Maroko di rangkaian turnamen ini, penjaga gawang kelahiran Montreal, Kanada tersebut sempat memiliki kesempatan untuk membela negara tempat lahirnya pada tahun 2013 silam.
Mantan manajer tim nasional Kanada, Benito Floro, pernah mendekati sang pemain secara langsung agar bersedia memperkuat skuad Les Rouges sebelum sang kiper akhirnya menjatuhkan pilihan pada tanah leluhurnya. "It didn’t happen because I grew up in Morocco," kata Yassine Bounou, Penjaga Gawang Tim Nasional Maroko.
Keputusan tersebut diambil oleh sang pemain karena dirinya sudah menetap dan membesarkan karier sepak bolanya di Casablanca sejak usia muda.
"Besides, I dreamed of playing for the Moroccan national team," ujar Yassine Bounou, Penjaga Gawang Tim Nasional Maroko.
Setelah memantapkan pilihan tersebut, Bono berhasil mengawal jawara Afrika Utara itu dalam tiga edisi Piala Dunia serta mengantarkan negaranya merengkuh trofi Piala Afrika pada tahun 2025.