Real Salt Lake Bersiap Hadapi Portland Timbers Usai Kekalahan dari LAFC

Share

Real Salt Lake bersiap melakoni laga tandang melawan Portland Timbers di Providence Park pada Sabtu, 25 Juli 2026, dalam lanjutan kompetisi Major League Soccer. Klub berjuluk Claret-and-Cobalt tersebut berambisi bangkit dari kekalahan 1-3 saat menghadapi Los Angeles FC pada pertengahan pekan.

Kekalahan dari LAFC menahan Real Salt Lake di peringkat keempat Wilayah Barat dengan koleksi 26 poin dari 15 laga. Meski mendominasi laga melalui 28 tembakan dan mencatatkan expected goals (xG) 2,78 berbanding 1,16 milik LAFC, efisiensi penyelesaian akhir menjadi pembeda utama pada pertandingan tersebut.

Lukas Engel mencetak gol hiburan bagi Real Salt Lake pada menit ke-86 usai memanfaatkan umpan sepak pojok dari pemain debutan Saba Lobjanidze. Lobjanidze menjadi pemain kedelapan dalam sejarah klub yang mencatatkan asis pada laga pertamanya sejak didatangkan pada 1 Juli.

Pemain belakang Real Salt Lake, Lukas Engel, memberikan apresiasi atas kerja sama tim dalam terciptanya gol tersebut.

"Zavier Gozo melakukan tugas luar biasa dengan memblokir pemain lawan untuk membuka ruang bagi saya mencetak gol," kata Lukas Engel, bek Real Salt Lake.

Engel menambahkan bahwa performa tim sepanjang pertandingan sebenarnya memberikan sinyal positif meskipun hasil akhir belum memuaskan.

"Ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan itu. Saya pikir kami mencatatkan hampir 3,0 xG, yang merupakan sesuatu yang bisa kami jadikan pelajaran," ujar Lukas Engel, bek Real Salt Lake.

Engel menilai evaluasi utama terletak pada kegagalan tim menjaga area kotak penalti sendiri dan lawan secara optimal.

"Saya pikir 90% dari pertandingan berjalan sangat baik. Kami mengontrolnya dengan sangat baik, lalu kami melakukan kesalahan dalam tiga situasi, dan mereka mencetak tiga gol," tutur Lukas Engel, bek Real Salt Lake.

Ia menyoroti pentingnya efisiensi di kedua lini pertahanan dan penyerangan.

"Kami kalah dalam pertandingan ini di kedua area kotak penalti," ucap Lukas Engel, bek Real Salt Lake.

Engel menyakini statistik pertandingan menunjukkan performa yang seharusnya berbuah hasil berbeda.

"Jika Anda melihat statistik yang ada, kami kemungkinan akan memenangkan pertandingan ini delapan dari sepuluh kali. Namun ketika kami tidak bertahan dengan baik di momen-momen kritis, kami tidak akan memenangkan pertandingan seperti ini," kata Lukas Engel, bek Real Salt Lake.

Engel menegaskan pentingnya bangkit secara cepat mengingat padatnya jadwal pertandingan.

"Ketika kami kalah dalam pertandingan seperti ini, tidak ada banyak waktu untuk merasa kasihan pada diri sendiri. Kami harus bangkit," ujar Lukas Engel, bek Real Salt Lake.

Ia optimistis lini depan tim akan mencetak gol jika barisan pertahanan tampil disiplin.

"Kami harus pergi ke sana dan mencatatkan clean sheet. Mendasarkan itu, saya sangat yakin kami akan memenangkan pertandingan karena kami akan mencetak gol. Saya 100% yakin akan hal itu," tutur Lukas Engel, bek Real Salt Lake.

Pelatih kepala Real Salt Lake, Pablo Mastroeni, menekankan pentingnya kedisiplinan bertahan secara kolektif dari seluruh pemain di lapangan.

"Kami sangat bagus dalam melakukan tekanan ke depan. Kami tidak cukup bagus dalam menekan balik dan kembali ke blok pertahanan kami dengan lebih cepat," kata Pablo Mastroeni, pelatih kepala Real Salt Lake.

Mastroeni menegaskan perlunya kekompakan struktur taktik agar tidak ada celah yang dimanfaatkan lawan.

"Anda tidak boleh memiliki satu orang yang bertindak sendiri," ucap Pablo Mastroeni, pelatih kepala Real Salt Lake.

Ia mengulangi penegasannya terkait kekompakan tim saat bertahan.

"Anda tidak bisa melakukan itu," tutur Pablo Mastroeni, pelatih kepala Real Salt Lake.

Mastroeni memberikan instruksi tegas kepada seluruh anggota timnya seusai laga di Los Angeles.

"Kami tidak bisa bertahan dengan sembilan pemain. Kami harus bertahan dengan sebelas pemain," ujar Pablo Mastroeni, pelatih kepala Real Salt Lake.

Ia meminta para pemainnya untuk lebih sabar saat menghadapi tekanan dari tim lawan.

"Anda harus memiliki kesabaran. Anda harus bersedia menderita secara defensif. Dan itu tidak apa-apa.

Saya beri tahu para pemain, 'Kita memiliki serangan yang bagus. Kita akan mendapatkan peluang, tetapi ketika pertandingan meminta Anda untuk sabar, jangan bertindak sendiri,'" kata Pablo Mastroeni, pelatih kepala Real Salt Lake.

Mastroeni mengingatkan bahaya lini penyerangan Portland Timbers yang telah mencetak tujuh gol dalam dua laga terakhir.

"Tidak saat melawan Portland, Anda tidak bisa melakukannya. Karena mereka memiliki eksekutor mematikan di barisan depan," ucap Pablo Mastroeni, pelatih kepala Real Salt Lake.

Di sisi lain, Portland Timbers yang mengoleksi 18 poin berada di peringkat ke-12 Wilayah Barat. Pertandingan ini juga menjadi laga perpisahan bagi striker Felipe Mora yang mengemas 46 gol selama tujuh musim membela Portland.

Pelatih sementara Portland Timbers, Jack Cassidy, menyatakan fokus utama timnya adalah pemulihan fisik menjelang pertandingan.

"Pemulihan akan menjadi hal utama selama beberapa hari ke depan. Kami akan mengalihkan seluruh perhatian kami sekarang ke pertandingan berikutnya," kata Jack Cassidy, pelatih sementara Portland Timbers.

Cassidy menjelaskan bahwa analisis terhadap kekuatan Real Salt Lake telah dilakukan secara bertahap.

"Persiapan kami sudah dimulai untuk itu. Kami telah mulai menonton pertandingan lawan, jadi kami akan memberikan informasi itu secara bertahap kepada para pemain dalam beberapa hari ke depan," ujar Jack Cassidy, pelatih sementara Portland Timbers.

Ia menilai padatnya jadwal memaksa tim untuk langsung fokus pada tantangan berikutnya.

"Saya pikir ketika Anda memiliki pertandingan dalam pekan yang padat, dan ini sering terjadi pada saya di Inggris, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah segera berfokus pada pertandingan berikutnya," tutur Jack Cassidy, pelatih sementara Portland Timbers.

Cassidy juga memberikan apresiasi atas kontribusi dan kepemimpinan Felipe Mora di dalam skuad.

"Felipe tampil luar biasa, dia adalah pemimpin yang brilian," ucap Jack Cassidy, pelatih sementara Portland Timbers.

Gelandang muda Real Salt Lake, Zavier Gozo, menilai rangkaian laga tandang ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki rekor tandang tim yang baru meraih satu kemenangan dari tujuh laga luar kandang.

"Bukan rahasia lagi. Jelas ada keuntungan besar bermain di kandang di liga ini dan sangat sulit untuk menang di tandang. Mengingat kami akan memiliki banyak pertandingan tandang ke depan, ini akan sangat menguji kami di departemen itu dan menantang kami," kata Pablo Mastroeni, pelatih kepala Real Salt Lake.

Gozo memandang jadwal tandang beruntun sebagai momentum pembuktian kualitas tim.

"Tiga pertandingan tandang berturut-turut adalah kesempatan baik bagi kami untuk mengubah narasi. Kami berjuang untuk menang di tandang, jadi saya pikir ini kesempatan bagus untuk menunjukkan bahwa kami bisa menang di tandang," ujar Zavier Gozo, gelandang Real Salt Lake.

Usai menghadapi Portland Timbers, Real Salt Lake dijadwalkan melanjutkan tur tandang ke markas St. Louis City pada 1 Agustus sebelum membuka perjalanan di Leagues Cup 2026 melawan Tigres UANL di America First Field pada 4 Agustus 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author