Real Madrid Tegaskan Vinicius Junior Tidak Dijual ke Arsenal
Real Madrid memastikan Vinicius Junior tidak akan dijual ke Arsenal pada musim panas ini meski klub Liga Inggris itu menunjukkan minat serius. Keputusan ini diambil meski kontrak pemain Brasil itu akan habis tahun depan dan situasi pembaruan kontrak masih belum mencapai kesepakatan.
Vinicius Junior, yang berusia 26 tahun, menjadi incaran utama Arsenal setelah kegagalan mereka mendapatkan target sebelumnya, Morgan Rogers. Klub London tersebut berniat membayar mahal demi mendapatkan jasa sang winger demi memperkuat lini serang mereka yang hanya mencetak 71 gol musim lalu.
Namun, laporan dari Sky Sports menyebutkan bahwa Real Madrid, di bawah kepemimpinan Florentino Perez dan pelatih Jose Mourinho, tetap percaya Vinicius akan meneken kontrak baru dan menjadi bagian penting dalam rencana tim musim depan.
Pelatih Jose Mourinho menegaskan pentingnya Vinicius dalam skuadnya. "Kami masih melihat Vinicius sebagai bagian integral dari rencana kami," ujarnya. Mourinho menginginkan pemain asal Brasil tersebut bertahan dan berkembang di Madrid.
Real Madrid juga sudah merekrut Yan Diomande, yang berposisi sama dengan Vinicius, sebagai persiapan hidup tanpa sang winger. Namun, langkah ini belum berarti Madrid siap melepas Vinicius dalam waktu dekat.
Dari sisi Arsenal, Mikel Arteta terus mencari cara memperkuat skuadnya setelah kegagalan merekrut Morgan Rogers. Vinicius dianggap sebagai opsi pengganti yang ideal untuk memperkuat lini depan tim yang memiliki masalah kebugaran pemain kunci seperti William Saliba, Declan Rice, dan Bukayo Saka.
Meski demikian, Real Madrid menolak melepas Vinicius dan tidak ada indikasi pemain tersebut ingin meninggalkan klub Spanyol tersebut. Situasi ini membuat ambisi Arsenal untuk merekrut Vinicius menjadi sulit terwujud.
Legenda Arsenal, Thierry Henry, memuji kualitas Vinicius dan menilai pemain ini layak menjadi salah satu yang terbaik dunia. "Menurut saya dia berada di posisi terdepan," kata Henry, meski ia mengakui penghargaan Ballon d'Or dipengaruhi oleh performa di turnamen internasional seperti Piala Eropa dan Copa America.
Vinicius menunjukkan catatan impresif melawan klub-klub Inggris dalam kompetisi Eropa dengan 10 gol dan 12 assist dari 26 pertandingan. Statistik ini menjadi alasan banyak yang yakin Vinicius bisa beradaptasi dengan Liga Premier jika bergabung dengan Arsenal.