Real Madrid Pertimbangkan Jose Mourinho untuk Gantikan Alvaro Arbeloa
Manajemen Real Madrid dilaporkan hampir pasti bakal berburu juru taktik baru menjelang bergulirnya musim depan. Dilansir dari Bola, masa depan Alvaro Arbeloa di kursi kepelatihan berada dalam ketidakpastian setelah timnya gagal mengamankan trofi Copa del Rey maupun Liga Champions.
Performa Los Blancos di kompetisi La Liga yang jauh dari ekspektasi membuat kontrak Alvaro Arbeloa diperkirakan tidak akan diperpanjang. Raksasa Spanyol tersebut kini mulai menjajaki beberapa nama besar untuk menjadi suksesor di Santiago Bernabeu.
Sejumlah nama pelatih top seperti Jurgen Klopp, Mauricio Pochettino, hingga Didier Deschamps sempat dikaitkan dengan raksasa Madrid dalam beberapa bulan terakhir. Namun, muncul kekhawatiran bahwa ketiga arsitek lapangan hijau tersebut akan menolak proposal yang diajukan oleh manajemen klub.
Situasi pelik ini membuat manajemen mulai mempertimbangkan opsi lama yang sudah sangat familier bagi publik Madrid. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dikabarkan semakin terbuka dengan gagasan memulangkan Jose Mourinho secara mengejutkan.
Langkah ini menjadi perubahan sikap yang signifikan karena sebelumnya manajemen sempat menutup rapat peluang kembalinya pelatih asal Portugal tersebut. Jose Mourinho sendiri berpotensi meninggalkan Benfica tanpa beban biaya pemutusan kontrak pada akhir musim ini.
Hingga saat ini, juru taktik berusia 63 tahun itu belum memberikan komitmen jangka panjang untuk bertahan di klub raksasa Portugal tersebut. Peluang kembali menangani Los Blancos dinilai menjadi tawaran yang sulit ditolak bagi sang pelatih.
Belum Ada Negosiasi Resmi
Kendati rumor ini berembus kencang, manajemen Los Blancos sejauh ini belum menjalin komunikasi resmi dengan pihak Jose Mourinho maupun agennya. Klub diperkirakan baru akan mengambil tindakan konkret setelah ada keputusan final mengenai nasib Alvaro Arbeloa.
Kehadiran mantan pelatih Inter Milan dan Chelsea tersebut dinilai mampu membakar kembali semangat ruang ganti Real Madrid. Skuad El Real dianggap membutuhkan suntikan motivasi baru setelah melewati dua musim kompetisi yang mengecewakan.