Real Madrid Perpanjang Kontrak Aurélien Tchouaméni hingga Tahun 2031
Manajemen Real Madrid dilaporkan resmi menyepakati perpanjangan kontrak baru dengan gelandang bertahan asal Prancis Aurélien Tchouaméni hingga 30 Juni 2031 mendatang. Langkah strategis ini sekaligus memagari sang pemain dari incaran klub-klub besar Eropa pada bursa transfer musim panas ini.
Dilansir dari laporan Marca dan AS pada Kamis, 9 Juli 2026, kesepakatan baru tersebut mengikat Tchouaméni selama lima musim ke depan dengan perkiraan gaji bersih mencapai sembilan juta euro per musim. Keputusan ini juga diambil setelah Presiden Florentino Pérez menolak mentah-mentah tawaran fantastis senilai 120 juta euro yang diajukan oleh klub Liga Inggris, Manchester United, pada awal pekan ini.
Pelatih anyar Los Blancos, José Mourinho, memberikan dukungan penuh terhadap pembaruan masa bakti eks pemain Monaco tersebut karena dianggap sebagai pilar krusial di lini tengah. Di sisi lain, Mourinho terus melakukan evaluasi mendalam terhadap komposisi skuad demi mengembalikan kejayaan tim setelah melewati musim sebelumnya tanpa raihan gelar juara.
"There is an absurd theory: that you can be great without winning. In sport, the goal is to win. " ujar José Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Selain memperkokoh sektor pertahanan, juru taktik asal Portugal tersebut juga sudah menyusun skema taktis khusus untuk mengoptimalkan ketajaman lini serang yang dihuni pemain bintang. Pemimpin utama lini depan akan dipercayakan kepada penyerang tim nasional Prancis, Kylian Mbappé.
"I am here to help, not to criticize. Mbappé is a phenomenal player, and I will do everything to help him become even better" kata José Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Menurut laporan internal yang dilansir oleh The Athletic, perubahan formasi juga akan memengaruhi peran Jude Bellingham di atas lapangan. Pemain asal Inggris tersebut diproyeksikan mengisi peran nomor 10 dalam skema permainan baru.
"Mourinho sees Jude Bellingham as a key player at number 10 in a 4-2-3-1 formation and, more rarely, as a box-to-box number 8. The coach spoke to the England international during an initial introduction where he wished him good luck for the World Cup. Sources close to coach say Bellingham should be important to Mourinho " tulis The Athletic, Media Olahraga.
Kembalinya Mourinho ke Santiago Bernabeu memicu optimisme besar dari berbagai pihak, termasuk mantan bek Portugal Jorge Andrade. Ia meyakini mentor legendaris itu memiliki momentum emas untuk melakukan perombakan besar di tubuh Real Madrid.
"Jose Mourinho adalah seorang bintang. Dia adalah mentor kami sebagai pelatih. Dia telah memberikan banyak inspirasi kepada kami yang baru memulai karier sebagai pelatih. Segala hal yang dilakukannya, ketenangannya, cara dia berinteraksi dengan media, dengan para penggemar… Itu merupakan kemenangan besar bagi Florentino dalam kampanyenya untuk memenangkan pemilihan," kata Jorge Andrade, Mantan Pemain Timnas Portugal.
Andrade juga meyakini kompetisi musim depan akan menjadi pembuktian taktik disiplin dari sang pelatih. Kehadiran figur kuat di kursi kepelatihan dinilai mampu mendongkrak performa para pemain depan di kancah domestik maupun Eropa.
"Dia pasti akan bersemangat untuk membuat Mbappe melakukan hal-hal yang sama seperti yang dilakukannya bersama Prancis di Piala Dunia: memenangkan gelar dan mencetak gol-gol penting seperti di Liga Champions, yang bagi Real Madrid merupakan trofi terpenting," tambah Jorge Andrade, Mantan Pemain Timnas Portugal.
Pengalaman luas yang dimiliki manajer berusia 63 tahun tersebut dipandang sebagai modal utama untuk mengendalikan ruang ganti tim bertabur bintang. Andrade menyebut situasi saat ini menguntungkan posisi Mourinho yang datang setelah periode paceklik trofi klub.
"Masa jabatan kedua Mourinho di Real Madrid… Ini adalah peluang besar. Dia kini menjadi pelatih yang jauh lebih berpengalaman, dan dia akan lebih menikmati masa ini dibandingkan saat pertama kali bergabung dengan Real Madrid. Saya pikir dia memiliki peluang emas untuk melakukan banyak perubahan pada tim, mengingat Madrid tidak meraih gelar apa pun tahun lalu," jelas Jorge Andrade, Mantan Pemain Timnas Portugal.
Kebanggaan tersendiri turut dirasakan oleh publik Portugal dengan hadirnya sosok pelatih ikonik tersebut di level tertinggi sepak bola Spanyol. Figur sang pelatih kerap disandingkan dengan nama besar lain yang pernah mengukir sejarah bersama El Real.
“Mourinho senang seperti anak kecil (karena kembali ke Real Madrid), ya? Dia seorang bintang. Saya mendoakan yang terbaik untuknya.
Di Portugal, kami beruntung memiliki salah satu pelatih terbaik di dunia, seperti Mourinho, dan pemain seperti Cristiano, yang selalu berada di level teratas, yang terbaik, pemenang Ballon d’Or yang juga pernah bermain untuk Real Madrid. Sangat penting bagi kami untuk memiliki mereka sebagai panutan. Itulah mengapa saya sangat antusias dengan kembalinya Mourinho ke Real Madrid dan berharap dia memenangkan setiap pertandingan… kecuali saat melawan Deportivo," tutur Jorge Andrade, Mantan Pemain Timnas Portugal.
Selain dinamika transfer pemain baru, internal manajemen Real Madrid sempat diterpa diskusi hangat mengenai ban kapten utama menyusul penurunan performa Federico Valverde. Kendati demikian, laporan Marca menegaskan posisi pemain Uruguay tersebut tetap aman dalam rencana jangka panjang klub.
"According to sources close to the situation, Fede is a sure thing for José Mourinho. His present and future at Real Madrid has never been seriously in doubt." ujar perwakilan Marca.
Sebelumnya, Valverde sempat menyampaikan evaluasi terbuka mengenai kegagalannya membawa tim nasional melangkah jauh di turnamen internasional. Dirinya mengaku siap menerima tanggung jawab penuh atas performa di lapangan.
"Saya bertanggung jawab atas kegagalan ini dan saya tahu saya tidak mampu tampil seperti yang diharapkan," tulis Federico Valverde, Gelandang Real Madrid.
Meskipun mendapat pembelaan dari tim kepelatihan, perdebatan mengenai suksesi kepemimpinan tim dikabarkan sempat mencuat di kalangan direksi. Informasi dari program RadioEstadio Noche menyebutkan adanya keraguan dari pihak kepresidenan klub.
"Kekhawatiran Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, terkait posisi Valverde di dalam tim, membuatnya siap untuk melakukan perubahan pada sistem kepemimpinan," ungkap jurnalis Alberto Perero dan Santi Segurola melalui Radio Onda Cero.
Diskusi mengenai tradisi penunjukan kapten berdasarkan senioritas di skuad Los Blancos terus berkembang menjelang bergulirnya pramusim. Stabilitas kepemimpinan internal tim menjadi fokus perhatian utama para pengamat.
"Saya merasa ada perdebatan mengenai ban kapten di Madrid saat ini. Florentino sama sekali tidak yakin untuk memberikan ban kapten kepada Valverde," tambah Alberto Perero dan Santi Segurola melalui Radio Onda Cero.
Kendati beberapa opsi pemain bintang lain seperti Vinicius Junior atau Kylian Mbappé sempat diwacanakan sebagai kandidat pengganti, kelayakan kepribadian mereka di lapangan masih dipertanyakan. Kedewasaan bermain dinilai menjadi syarat mutlak seorang pemimpin tim.
"Saya ragu akan hal itu. Saya tidak melihat bahwa Mbappé dan Vinícius memiliki kepribadian atau profesionalisme yang cukup untuk menjadi kapten Real Madrid menggantikan Valverde, meskipun usia keduanya sudah sesuai untuk hal tersebut," kata Santi Segurola, Jurnalis Olahraga.