Real Madrid Hukum Valverde dan Tchouameni Usai Berselisih Saat Latihan
Klub sepak bola Real Madrid menjatuhkan sanksi disipliner internal kepada dua pemainnya, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, setelah keduanya terlibat dalam perselisihan fisik di pusat latihan Valdebebas pada Kamis (6/5/2026) pagi waktu setempat.
Sesi latihan tersebut sempat memanas hingga staf pelatih dan pemain lain harus turun tangan memisahkan keduanya, seperti dilansir dari Bola. Ketegangan ini merupakan kelanjutan dari adu mulut akibat tekel keras pada sesi latihan hari Rabu.
Pihak manajemen klub langsung mengambil tindakan tegas terkait sikap indisipliner tersebut melalui sebuah kebijakan evaluasi internal.
“Real Madrid mengumumkan bahwa, menyusul insiden yang terjadi pagi ini dalam sesi latihan tim utama, klub memutuskan membuka proses disipliner terhadap pemain kami Federico Valverde dan Aurélien Tchouameni,” bunyi pernyataan resmi klub.
Manajemen Los Blancos kemudian merilis laporan medis resmi mengenai dampak fisik yang dialami oleh gelandang asal Uruguay tersebut pascainsiden.
“Setelah pemeriksaan yang dilakukan hari ini oleh tim medis Real Madrid, Fede Valverde didiagnosis mengalami trauma kranioensefalik,” lanjut pernyataan tersebut.
Kondisi sang pemain saat ini dilaporkan sudah stabil dan tidak memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
“Valverde berada di rumah dalam kondisi baik dan perlu beristirahat selama 10 hingga 14 hari sesuai protokol medis untuk diagnosis tersebut.”
Di sisi lain, Valverde memberikan klarifikasi tertulis guna meredam spekulasi yang beredar di media mengenai dugaan pemukulan oleh rekan setimnya.
“Saya mengalami insiden dengan rekan setim saat latihan. Kelelahan dan frustrasi membuat semuanya terlihat lebih besar dari yang sebenarnya,” tulis Valverde.
Gelandang berusia 27 tahun itu menjelaskan kronologi cedera kepala yang dialaminya secara mendetail.
“Hari ini kami kembali berselisih. Saat berdebat, saya tidak sengaja membentur meja hingga mengalami luka kecil di dahi dan harus pergi ke rumah sakit,” tulis Valverde.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada tindakan kekerasan fisik yang sengaja dilakukan oleh kedua belah pihak.
“Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukul dia.”
Perselisihan internal ini memperpanjang catatan negatif Real Madrid yang sedang mengalami tren buruk di kompetisi domestik sepanjang musim 2026. Performa tim belum membaik di bawah asuhan pelatih interim Alvaro Arbeloa setelah pemecatan Xabi Alonso pada Januari lalu, sehingga mereka kini tertinggal jauh dari Barcelona di klasemen LaLiga.