RC Lens Menjuarai Coupe de France Usai Kalahkan OGC Nice
RC Lens berhasil merengkuh trofi Coupe de France untuk pertama kali sepanjang sejarah klub setelah menumbangkan OGC Nice dengan skor 3-1 pada pertandingan final di Stade de France, Jumat malam waktu setempat.
Kemenangan bersejarah skuad asuhan Pierre Sage ini sekaligus melengkapi pencapaian gemilang mereka musim ini setelah berhasil finis di peringkat kedua Ligue 1 dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Dilansir dari beinsports.com, Florian Thauvin membuka keunggulan Lens pada menit ke-25 sebelum akhirnya mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Odsonne Edouard untuk mengubah papan skor menjadi 2-0 menjelang akhir babak pertama.
OGC Nice sempat memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum lewat gol perdana pemain remaja Djibril Coulibaly di level senior, serta sempat dua kali mengenai tiang gawang pada babak kedua.
Pemain pengganti Abdallah Sima mengunci kemenangan Lens melalui golnya pada menit ke-78 yang langsung memicu perayaan meriah di stadion yang didominasi oleh para pendukung klub asal Prancis utara tersebut.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Nice yang finis di peringkat ke-16 Ligue 1, sehingga mereka harus melakoni laga play-off dua leg melawan Saint-Etienne pekan depan demi mempertahankan posisi di kasta tertinggi.
Kondisi internal Nice juga sempat memanas setelah suporter mereka melakukan aksi invasi lapangan sebagai bentuk protes atas hasil imbang tanpa gol melawan Metz di laga pamungkas liga sebelum final ini berlangsung.
"The Coupe de France is no longer a priority at all." kata Jean-Pierre Rivere, Ko-Presiden OGC Nice.
Pihak manajemen klub mengungkapkan rasa kekecewaan mendalam atas performa tim sepanjang musim domestik ini bergulir.
Rivere menyebut musim 2025/2026 yang dijalani oleh Nice sebagai hal yang "catastrophic" setelah rentetan hasil buruk di kompetisi liga.
Bagi Lens, trofi ini mengakhiri penantian panjang mereka di kompetisi domestik setelah sebelumnya hanya mampu menjadi runner-up Coupe de France sebanyak tiga kali, dengan catatan final terakhir pada tahun 1998 silam.