Rayo Vallecano Diusir ke Butarque Menjelang Laga Kontra Alaves

Share

Pertandingan LaLiga pekan kedua musim 2026/2027 antara Rayo Vallecano dan Deportivo Alaves terpaksa dipindahkan ke Stadion Butarque di Leganes pada Kamis (20/8/2026). Laga ini dipindah setelah Pemerintah Daerah Madrid membekukan izin penggunaan Stadion Vallecas akibat pelanggaran regulasi keselamatan.

Pihak Rayo Vallecano sempat mengajukan penundaan laga kepada pihak LaLiga karena menganggap pemindahan lokasi merugikan klub serta penggemar. Namun, pengelola liga menolak permohonan tersebut sehingga klub menyetujui penggunaan markas CD Leganes sebagai lokasi pertandingan penampungan.

Masalah izin timbul setelah audit Pemerintah Daerah Madrid menemukan kegagalan pemeliharaan dan keandalan infrastruktur yang parah di Stadion Vallecas. Pemerintah setempat menyatakan langkah ini diambil karena keselamatan publik tidak dapat dijamin selama perbaikan belum dilakukan.

Pelatih Rayo Vallecano, Beñat San José, mengungkapkan rasa kekecewaannya atas keputusan pemindahan lokasi bertanding skuadnya yang dinilai mendadak.

"Kami sangat marah dan frustrasi," ujar Beñat San José, Pelatih Rayo Vallecano.

San José menjelaskan bahwa pihak manajemen sebelumnya meyakinkan seluruh dokumen dan izin sudah lengkap hingga Rabu pagi menjelang laga.

"Klub telah memberi tahu saya selama beberapa hari terakhir bahwa semua dokumen dan izin sudah beres, tetapi mereka tidak mengizinkan kami bermain… Hingga pagi ini, kami masih menunggu untuk melihat apakah kami bisa bermain di Vallecas," kata Beñat San José, Pelatih Rayo Vallecano.

Kendala di luar lapangan ini memperberat beban Rayo Vallecano yang sedang terpuruk di posisi ke-18 klasemen sementara setelah kalah 1-2 dari Sevilla pada laga pembuka. Tim tuan rumah juga kehilangan dua bek utama mereka, Nobel Mendy dan Pep Chavarria, yang hengkang di bursa transfer musim panas.

"Hal itu tidak terjadi pada kami; kami telah ditolak opsinya untuk bermain di stadion kami sendiri, dan ini bukanlah situasi yang mudah," kata Beñat San José, Pelatih Rayo Vallecano.

Sebaliknya, Deportivo Alaves datang ke Stadion Butarque dengan kepercayaan diri tinggi setelah memimpin puncak klasemen sementara LaLiga. Tim asuhan Quique Sanchez Flores tersebut mengantongi kemenangan telak 3-0 atas Getafe pada pekan pertama.

Rekor pertemuan mencatat Rayo Vallecano memenangi laga LaLiga terakhir antar kedua tim dengan skor 2-1 pada Mei 2026. Meski demikian, Alaves berpeluang melanjutkan tren positif usai mencatatkan lima kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author