RANS Entertainment Lepas 2,52 Miliar Saham Lewat IPO di BEI
PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menggelar proses penawaran awal atau Initial Public Offering (IPO) pada 23 hingga 25 Juni 2026 di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 2,52 miliar saham baru ke publik. Dilansir dari Kontan, perusahaan hiburan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini menetapkan rentang harga Rp135 hingga Rp170 per saham untuk menghimpun dana minimal Rp340,88 miliar hingga maksimal Rp429,25 miliar.
Langkah penawaran perdana ini sempat menjadi sorotan publik di media sosial karena porsi kepemilikan publik dinilai berada di bawah ambang batas minimum 25 persen untuk kapitalisasi pasar di bawah Rp5 triliun. Namun, pihak otoritas bursa menyatakan bahwa evaluasi dokumen perseroan didasarkan pada regulasi terdahulu.
“Dokumen permohonan pencatatan saham perseroan telah diterima bursa sebelum berlakunya Peraturan Bursa Nomor I-A Tahun 2026, sehingga proses evaluasi dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku pada saat permohonan diterima,” kata I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI pada Rabu (24/6/2026) seperti dilaporkan Bloomberg Technoz.
Pihak bursa juga menambahkan bahwa kalkulasi kepemilikan publik turut memperhitungkan saham eksisting yang memenuhi kriteria, sehingga total porsi free float setelah melantai di bursa diperkirakan mencapai 28,85 persen.
“Struktur kepemilikan saham perseroan setelah IPO telah memenuhi ketentuan free float yang berlaku,” ujar Nyoman.
Berdasarkan prospektus singkat yang dikutip dari Detik Finance, seluruh dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini akan dialokasikan untuk membiayai beberapa kebutuhan ekspansi dan kewajiban finansial perusahaan. Alokasi tersebut mencakup pelunasan dipercepat utang perbankan ke BNI sebesar 6,98 persen, belanja operasional konser sebesar 37,61 persen, pembentukan usaha baru berbasis kecerdasan buatan (AI) sebesar 8,15 persen, akuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia sebesar 19,80 persen, serta modal anak usaha.
"Sekitar 18,64%, akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal (capital expenditure) atas rencana ekspansi usaha dalam rangka pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif dengan nama Cipungland," tulis Manajemen RANS dalam prospektus.
Dari sisi performa keuangan yang dirilis Bareksa, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp353,4 miliar pada tahun buku 2025 dengan laba tahun berjalan senilai Rp56,7 code miliar di tengah penurunan performa pascapelepasan entitas anak usaha bidang olahraga pada tahun sebelumnya.
| Keterangan | FY2023 | FY2024 | FY2025 |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | Rp437,8 miliar | Rp410,5 miliar | Rp353,4 miliar |
| Laba Operasi | Rp116,3 miliar | Rp88,1 miliar | Rp75,6 miliar |
| Laba Tahun Berjalan | Rp84,4 miliar | Rp97,1 miliar | Rp56,7 billion |
Pencatatan saham perdana RANS di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia dijadwalkan bakal terealisasi secara resmi pada 10 Juli 2026.