Rans Entertainment Alokasikan Rp162 Miliar Dana IPO untuk Gelar 16 Konser Musik

Share

PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) bersiap melebarkan sayap di industri pertunjukan musik. Perusahaan hiburan tersebut berencana mengalokasikan sekitar 37,61% dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) atau berkisar Rp162 miliar untuk mendanai rangkaian konser. Dilansir dari Bloombergtechnoz, perseroan mematok target untuk menyelenggarakan minimal 16 konser musik hingga tahun 2028.

Rangkaian pertunjukan tersebut rencananya akan digelar di dalam negeri maupun merambah ke kancah internasional. Berdasarkan data dari prospektus IPO, RANS menjadwalkan sembilan konser untuk paruh kedua tahun 2026. Agenda tersebut dimulai dengan satu pertunjukan di Kuala Lumpur, Malaysia yang ditargetkan berlangsung pada September 2026.

Ekspansi berlanjut pada Oktober 2026 dengan rencana tiga konser, yang terbagi atas satu pertunjukan di Jakarta dan dua konser di Taipei, Taiwan. Selanjutnya pada November 2026, perseroan membidik lima konser yang bertempat di Hong Kong sebanyak dua konser, Singapura satu konser, serta Jakarta sebanyak dua konser termasuk satu skala internasional.

Manajemen RANS menargetkan seluruh ikatan kontrak dengan para talenta atau artis dapat rampung pada Juli 2026. Sementara itu, kesepakatan kontrak dengan pihak pengelola lokasi atau venue ditargetkan selesai pada Agustus 2026. Proses pengurusan izin pertunjukan dirancang mengikuti jadwal pelaksanaan masing-masing konser. Langkah perizinan dimulai pada September 2026 untuk wilayah Malaysia, Oktober 2026 untuk Jakarta dan Taipei, serta November 2026 untuk Hong Kong, Singapura, dan Jakarta.

Perusahaan menetapkan pemilihan lokasi dengan menimbang aspek potensi pasar, animo masyarakat, kapasitas tempat acara, hingga infrastruktur penunjang. Dalam eksekusinya, RANS bakal memosisikan diri sebagai co-promotor yang bekerja sama dengan promotor musik pihak ketiga non-afiliasi. Lebih lanjut, RANS memproyeksikan sekitar 64,61% dari total alokasi dana konser akan diserap pada tahun 2027. Dana tersebut disiapkan untuk membiayai enam gelaran konser yang dirancang dengan skala lebih megah dibanding tahun sebelumnya.

Satu konser tersisa yang dijadwalkan bergulir pada 2028 saat ini masih berada dalam fase penjajakan awal, baik untuk penentuan artis maupun lokasi acara. RANS menargetkan pengurusan izin dimulai satu bulan sebelum acara dengan estimasi waktu penyelesaian sekitar tiga minggu. Izin yang diurus meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), rekomendasi instansi terkait, izin keramaian kepolisian, hingga izin penggunaan lokasi.

Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini akan melepas maksimal 2,52 miliar saham baru atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor. Melalui aksi korporasi ini, RANS berpotensi menghimpun total dana segar sekitar Rp340,87 miliar hingga Rp429,25 miliar. Nilai kapitalisasi pasar RANS diperkirakan mampu menembus kisaran Rp1,7 triliun pada tingkat harga pelaksanaan sebesar Rp135 per saham.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author