Racing Santander Imbang 2-2 Lawan Villarreal di LaLiga
Racing Santander menahan imbang Villarreal dengan skor 2-2 pada laga pekan pertama LaLiga EA Sports di Stadion El Sardinero, Minggu (16/8/2026). Pertandingan ini menandai kembalinya Racing ke kasta tertinggi Liga Spanyol setelah absen selama 14 tahun.
Tim tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui eksekusi penalti Andrés Martín García. Penalti diberikan usai wasit meninjau VAR akibat pelanggaran Santi Comesaña terhadap Salinas di dalam kotak terlarang.
Gelandang berusia 19 tahun, Sergio Martínez, menggandakan keunggulan Racing pada menit ke-34 lewat tembakan voli ke sudut atas gawang Luiz Júnior. Gol di laga debutnya tersebut membuat isi stadion bergemuruh dan sang pemain tampak emosional saat merayakannya.
Sebelum jalannya laga, Presiden La Gradona, Roberto González, menyampaikan pandangannya mengenai makna kembalinya klub ke kasta teratas usai melewati masa-masa sulit di kompetisi bawah.
"Bagi kami ini adalah mimpi nyata yang terwujud, karena risalah tribun ini dimulai ketika klub mulai jatuh ke jurang terdalam," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Roberto González menegaskan keberadaan pendukung yang tetap setia mendampingi klub dalam melewati periode kelam hingga berhasil mempertahankan keberlangsungan tim.
"Kami tidak hanya mampu bertahan dan tumbuh, tetapi kami juga berhasil menyelamatkan klub di masa-masa terburuk dari ancaman kepunahan. Kami juga tahu bagaimana menarik kereta saat musim-musim di Segunda B sedang terpuruk," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Ia menambahkan bahwa transformasi yang terjadi di dalam maupun luar lapangan telah mengubah identitas tim dibanding belasan tahun lalu.
"Ledakan olahraga sangat jelas, tetapi ledakan budaya dan sosial yang dialami El Sardinero juga luar biasa," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Roberto González menilai partisipasi seluruh penonton di stadion menjadi kekuatan utama dalam menciptakan atmosfer pertandingan.
"Sangat gila melihat seluruh isi stadion bernyanyi bersama," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Ia juga menyoroti peran generasi muda yang mulai memenuhi tribun dan menghidupkan kembali tradisi suporter.
"Tingkat dukungan yang berhasil kami ciptakan, jumlah anak muda yang berhasil kami tarik ke stadion, ke pesta, ke penyambutan, hingga koreografi tifo… Kami berhasil memiliki tingkat tribun yang kami harapkan, ketika sekarang kami kembali ke Divisi Pertama, orang-orang akan terkejut," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Roberto González optimistis wajah baru dari klub dan pendukungnya akan memberikan kesan berbeda bagi sepak bola Spanyol.
"Racing yang mereka kenal 14 atau 15 tahun lalu tidak ada hubungannya sama sekali dengan Racing yang bakal mereka kenal tahun ini," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Guna menggambarkan karakter komunitas suporter yang dipimpinnya, Roberto González menyebutkan lima nilai utama yang menjadi pegangan gerakan mereka.
"Gairah, perasaan, kebanggaan, budaya, dan identifikasi," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Menghadapi persaingan ketat di kasta tertinggi, Roberto González menyadari tantangan berat yang harus dihadapi oleh tim promosi.
"Kami tahu kesulitannya sebagai tim yang baru promosi," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Meski demikian, ia meyakini pengalaman melewati krisis masa lalu menjadi modal penting untuk bersaing di Primera División.
"Tetapi jika kami mampu menyelamatkan klub dari semua itu, saya berharap kami tahu bagaimana tampil sesuai dengan apa yang dibutuhkan Divisi Pertama," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Ia menguraikan komitmen utama tribun suporter sepanjang jalannya kompetisi musim ini.
"Tahu bagaimana mendayung bersama ke arah yang benar, memberikan dukungan secara olahraga dan sosial," kata Roberto González, Presiden La Gradona.
Menjelang akhir babak pertama, Villarreal mampu mengejar ketertinggalan lewat dua gol cepat. Pape Gueye menipiskan jarak pada menit ke-45 melalui sepakan mendatar dari luar kotak penalti, disusul gol penyeimbang Nicolás Pepé pada masa tambahan waktu babak pertama.
Pada babak kedua, kedua tim saling berganti melakukan serangan tanpa ada gol tambahan yang tercipta. Hasil imbang 2-2 ini memberikan satu poin perdana bagi Racing Santander dan Villarreal di awal musim LaLiga 2026/27.