Racing Club Tahan Rosario Central Tanpa Gol di Arroyito
Racing Club berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan usai bermain imbang tanpa gol melawan tuan rumah Rosario Central di Stadion Gigante de Arroyito. Hasil ini memicu aksi siulan kecewa dari para pendukung tuan rumah terhadap pelatih Rosario Central, Jorge Almirón.
Pertandingan ini menjadi panggung adu taktik yang sengit bagi kedua pelatih. Posisi Jorge Almirón di kursi kepelatihan Rosario Central terus mendapat tekanan publik meski tetap mendapat dukungan penuh dari presiden klub, Gonzalo Belloso. Sementara itu, pelatih baru Racing Club, Juan Pablo Vojvoda, melakukan sejumlah rotasi pemain penting termasuk menurunkan Marcos Rojo dan Santiago Sosa sejak menit awal.
Sosa bermain sebagai kapten di tengah kabar tawaran transfer senilai 7,5 juta dolar AS dari klub Brasil, Vasco da Gama. Di sisi lain, Racing Club menuntut pembayaran tunai lebih dari separuh nilai transfer demi menghindari kendala pembayaran seperti pengalaman sebelumnya.
Laga berlanjut panas setelah tensi tinggi dari pertemuan sebelumnya yang diwarnai kontroversi kepemimpinan wasit Darío Herrera.
"Sepak bola Argentina sudah rusak," kata Diego Milito, Presiden Racing Club.
Pernyataan keras tersebut dilontarkan Milito usai laga sebelumnya yang diwarnai dua kartu merah untuk pemain Racing Club.
"Saya tidak tahu pertandingan apa yang dia tonton," kata Jorge Almirón, Pelatih Rosario Central.
Almirón merespons kritik tersebut untuk membela timnya di tengah persaingan ketat.
"Banyak dari mereka yang ingin 'mengubah sepak bola' bahkan tidak bisa mengelola klubnya sendiri," kata Ángel Di María, Pemain Rosario Central.
Di María memberikan sindiran menohok yang ditujukan kepada pihak penentu kebijakan klub lawan.
"Bahkan ibu saya meminta saya untuk memecat Almirón, tetapi saya tidak akan melakukannya," kata Gonzalo Belloso, Presiden Rosario Central.
Dukungan resmi tersebut ditegaskan Belloso untuk memastikan posisi sang pelatih tetap aman dari tekanan luar.
Secara jalannya pertandingan, peluang emas Racing Club tercipta lewat tembakan Santiago Solari yang membentur tiang gawang pada babak pertama. Rosario Central sempat mencetak gol di babak kedua melalui aksi Facundo Mallo memanfaatkan umpan Ángel Di María, namun dianulir wasit lewat peninjauan VAR karena posisi offside.