Qatar dan Arab Saudi Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Kiprah Qatar dan Arab Saudi di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat.
Dua utusan Asia tersebut dipastikan gagal melaju dari fase grup, sebuah hasil yang langsung memicu perbincangan hangat di kalangan netizen Asia.
Dilansir dari Detik iNET, Qatar tereliminasi dari Grup B setelah hanya mampu mengemas satu poin.
The Maroons sempat menahan imbang Swiss 1-1, namun kemudian tumbang 0-6 dari Kanada dan menyerah 1-3 di tangan Bosnia and Herzegovina.
Nasib serupa juga menimpa Arab Saudi yang bersaing di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Cape Verde.
The Green Falcons gagal menembus babak 32 besar setelah hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Uruguay, kalah 0-4 dari Spanyol, dan menyudahi laga kontra Cape Verde dengan skor 0-0.
Hasil tanpa gol tersebut justru meloloskan Cape Verde ke fase gugur dalam penampilan perdana mereka di Piala Dunia, sementara Arab Saudi dan Uruguay terdepak dari Grup H.
Kegagalan Qatar dan Arab Saudi langsung mengundang gelombang reaksi di media sosial.
Banyak netizen Asia, termasuk dari Indonesia, mengaitkan hasil buruk ini dengan kontroversi status tuan rumah yang didapat kedua tim pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Fasilitas tersebut dinilai memberikan keuntungan besar bagi keduanya, baik dari segi dukungan penonton maupun adaptasi lapangan.
Kritik dan sindiran tajam dari netizen pun membanjiri lini masa setelah kedua tim dipastikan angkat koper.
"Definisi asli dari 'Membeli kemudahan, tapi lupa membeli skill'. Selamat menikmati dasar klasemen bersama-sama, biar ga kesepian!" ujar @maliiih28.
"Qatar & Arab saudi menghalalkan segala cara agar lolos pildun lewat babak ke4 kualifikasi asia. Kini keduanya langsung GUGUR di babak penyisihan group," ujar @ThatSun510.
"Jadi host malah finish paling buncit, anjir malu banget. Padahal advantage udah komplit – lapangan sendiri, fans sendiri, wasit friendly. Skill emang segitu doang, mau difasilitasi apapun hasilnya sama aja," kata @faithslei.