Purbaya Komentari Rencana Harga Honda Super One di GIIAS 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi rencana harga jual mobil listrik terbaru Honda Super One saat meninjau pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang, dilansir dari Detik Oto. Selesai mengisi materi sebagai pembicara utama di Gaikindo International Automotive Conference, Purbaya berkeliling ke area pameran dan mendatangi stan Honda untuk melihat langsung unit kendaraan listrik tersebut. Purbaya sempat menanyakan kisaran harga pelepasan unit kepada manajemen sebelum akhirnya sempat menjajal posisi mengemudi di dalam kabin mobil kompak tersebut.
Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy menyampaikan perkiraan nominal jual saat berdialog langsung dengan sang menteri di lokasi pameran.
"Rp 400 jutaan Pak," kata Billy. Mendengar pernyataan dari pihak pabrikan, Purbaya langsung memberikan tanggapan singkat mengenai angka yang disebutkan.
"Mahal juga lo jualnya," sahut Purbaya. Ia juga menambahkan penilaian terkait peta persaingan pasar kendaraan listrik di Indonesia saat ini.
"Sulit bersaing dong," tambah Purbaya lagi. Pihak pabrikan sendiri sengaja belum mengumumkan harga resmi pada hari pertama pembukaan pameran dan baru menjadwalkan peluncuran harga seminggu setelahnya. Meski harga belum dirilis secara resmi, antusiasme masyarakat terhadap kendaraan ini dinilai cukup tinggi oleh manajemen produsen otomotif tersebut.
"Kami sangat optimis ya, karena mobil ini benar-benar memiliki karakter yang Honda miliki, itu DNA sangat joy of driving yang fun to drive ya. Jadi sudah banyak sekali yang bertanya tentang mobil ini," terang Billy saat peluncuran.
Pasar mobil listrik berukuran ringkas memang makin padat persaingan, tetapi pabrikan meyakini karakter produknya tidak dimiliki oleh kompetitor lain. "Ya makanya tadi mobil ini memang bukan untuk dimiliki 'semua orang', mungkin bukan untuk dimiliki 'semua orang' tapi ya untuk mereka yang benar-benar ingin merasakan rasanya berbeda mengendarai mobil kendaraan listrik dibandingkan kendaraan listrik lainnya," tegas Billy.