Grup Musik Musikalisasi dan Musisi Meriahkan Semesta Berpesta Jakarta

Share

Ajang festival Alun-alun Astra x BTV Semesta Berpesta edisi Jakarta resmi dibuka di Plaza Parkir Timur Senayan pada Sabtu (15/8/2026). Perhelatan hari pertama memadukan senam pagi, lokakarya lingkungan, hingga panggung musik malam hari.

Rangkaian hiburan panggung utama diawali oleh pertunjukan dari grup paduan suara LSPR Choir yang membawakan lagu nasional dan pop. Ketua LSPR Choir, Aurel Krisanta, menyampaikan kesan mendalam timnya seusai tampil di hadapan pengunjung.

"Pastinya seru ya, karena ramai banget ternyata. Terus kita juga tentunya kasih yang terbaik, 1.000% kita kasih ke penonton, supaya penonton bisa entertain dengan performance kita," ungkap Aurel.

Untuk menyajikan aksi panggung yang memukau, kelompok paduan suara ini menjalani proses latihan intensif selama beberapa pekan sebelum acara berlangsung.

"Untuk tampil maksimal kita latihan ada sekitar dua minggu untuk persiapan untuk tampil maksimal di event Alun Alun Astra x BTV Semesta Berpesta ini," lanjutnya.

Aurel menambahkan bahwa kesempatan manggung di ajang besar seperti ini menjadi sarana penting bagi timnya untuk memperluas jangkauan pendengar di panggung hiburan.

"Menurut aku, event Alun Alun Astra x BTV Semesta Berpesta ini event yang sangat-sangat bermanfaat untuk teman-teman yang pengen nonton entertain dari artis-artis dan juga musisi-musisi lainnya. Dan ini juga membuat platform bagi kita LSPR Choir ini untuk bisa tampil di depan banyak penonton. Targetnya pastinya LSPR Choir lebih terdengar dan lebih terkenal lagi supaya kita bisa perform di berbagai acara yang lainnya, kayak gitu," tukasnya.

Selain LSPR Choir, grup musik indie rock The Adams turut mengguncang panggung dengan membawakan deretan lagu populer mereka. Vokalis sekaligus gitaris The Adams, Ario Hendarwan, menyapa para penggemar dari atas panggung.

"Halo, kita dari The Adams, senang bisa tampil di Alun Alun Astra X BTV Semesta Berpesta edisi Jakarta ini. Yuk kita seru-seruan bareng di sini nikmati malam minggu ini," ungkap Ario Hendarwan.

Di sela penampilannya, para personel The Adams menyempatkan diri mengajak penonton mendoakan masyarakat yang terdampak musibah alam di wilayah timur Indonesia.

"Dalam momen ini, kita dari The Adams mau ngucapin duka yang mendalam atas musibah gempa yang terjadi di NTT tadi pagi, semoga para korban yang selamat bisa diberikan kekuatan menghadapi musibah ini dan kita berdoa agar tidak ada bencana lagi yang lebih besar di negeri ini," tambah Ario Hendarwan.

Ario kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada penyelenggara dan jajaran penonton yang memadati area festival sebelum mengakhiri sesi pertunjukannya.

"Makasih bisa tampil di acara ini, karena memang acaranya keren apalagi kita bisa ketemu sama penggemar kita di sini, terima kasih sekali lagi," tutup Ario Hendarwan.

Pengunjung asal Depok, Susan, mengapresiasi sesi pelatihan pengolahan limbah organik dan daur ulang plastik yang diselenggarakan oleh Desa Sejahtera Astra (DSA) Perwira dari Bekasi.

"Tadi ikut zumba, terus keliling ke booth-booth di sini, keren-keren banget. Ini pengalaman pertama aku ikut workshop buat sabun. Awalnya agak kikuk karena belum tahu komposisi dan cara buatnya," ujar Susan, pengunjung festival.

Susan mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari aktivitas ramah lingkungan yang dihadirkan di lokasi festival.

"Jadi pengalaman berharga banget. Banyak hal baru yang tadinya kita tidak tahu, sekarang jadi tahu," tambah Susan.

Panggung hari pertama berlanjut dengan pertunjukan JKT48, Raisa, dan penampilan penutup dari Nassar. Festival edisi Jakarta ini berlangsung selama dua hari hingga Minggu (16/8/2026) dengan harga tiket masuk mulai dari Rp75.000 melalui platform Goers.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author