PSSI Prioritaskan Pemain Liga Domestik untuk Piala AFF 2026
Badan Tim Nasional memprioritaskan pemanggilan pemain dari kompetisi domestik untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam menghadapi ajang Piala AFF 2026. Keputusan ini diambil lantaran turnamen sepak bola Asia Tenggara tersebut tidak masuk ke dalam kalender resmi FIFA.
Dilansir dari Bola, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan bahwa ketiadaan turnamen ini dalam agenda FIFA menyulitkan pemanggilan pemain yang merumput di luar negeri, khususnya Eropa. Kendati demikian, skuad Garuda diuntungkan karena sejumlah pemain diaspora kini telah berkarier di Liga Indonesia.
"Yang pertama, prioritas yang kami panggil adalah yang saat sekarang ini bermain di liga kita," ujar Sumardji dalam diskusi Water Break PSSI Pers.
Beberapa klub lokal tercatat diperkuat oleh eks pemain diaspora yang berkiprah di luar negeri, seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta. Sumardji menilai kehadiran para pemain tersebut menjadi modal penting bagi kekuatan tim nasional saat ini.
"Kita tahu, teman-teman sudah tahu, kan. Contohnya nih, kita ngomong seperti Persib Bandung sekarang ini ada berapa pemain diaspora yang ada di sana? Banyak sekali itu. Nah, itu sudah kelihatan," tutur Sumardji.
Pihak manajemen tim nasional juga telah membagi proses pemusatan latihan ke dalam dua fase berdasarkan kedatangan para pemain. Sebagian pemain telah mengikuti persiapan awal sebelum sisa anggota tim lainnya bergabung.
"Terus di Persija, itu berapa orang, tuh? Nah, jadi kalau ditanya pemain-pemain yang, tentu yang sebenarnya teman-teman sudah bisa melihat, ya, bisa membaca ketika TC pertama, yang pertama 5-6 hari yang lalu sebelum kedatangan tim yang memang dipisah jadi dua: fase A, fase B," jelasnya.
Timnas Indonesia dijadwalkan melaksanakan pemusatan latihan di Bali mulai 5 Juli 2026 dengan memanggil total 50 pemain yang dibagi dalam dua gelombang. Sumardji menegaskan bahwa daftar resmi nama pemain baru akan diketahui setelah rilis resmi dikeluarkan.
"Nah, kalau ditanya bagaimana dengan yang lain? Nah, itu karena ini di luar kalender FIFA, tentu saya tidak bisa menjawab. Tetapi, nama-nama saya sudah ada dan nanti ketika dirilis baru tahu, 'Oh, ini main di sini, main di sini, main di sini.'," kata Sumardji.
Komposisi utama timnas dipastikan tetap bertumpu pada talenta-talenta yang berkompetisi di dalam negeri.
"Tetapi, prioritasnya adalah, spill-nya adalah pemain yang saat sekarang berada di liga kita," lanjutnya.