Pemerintah Targetkan Produksi 75 Ribu Motor Listrik Nasional Tahun Ini
Pemerintah menargetkan produksi 75 ribu unit motor listrik nasional pada tahun 2026 sebagai bagian dari program motor listrik nasional yang telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini tidak hanya meluncurkan satu model motor listrik, tetapi membangun ekosistem lengkap yang mencakup industri, baterai, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, pengisian daya, hingga penyerapan pasar, dilansir dari Detik Oto.
PT Len Industri ditunjuk sebagai Lead Integrator yang akan mengorkestrasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari Holding Defend ID. Kapasitas produksi motor listrik nasional bisa mencapai 100 ribu unit per tahun dengan target penggunaan komponen dalam negeri hingga 60 persen.
Menurut Bakom RI, pasar motor listrik diperkirakan naik signifikan pada 2028 dengan permintaan mencapai 1,5 juta unit. Produksi motor listrik nasional diproyeksikan memberikan dampak ekonomi hingga Rp 150 triliun dan menciptakan sekitar 215 ribu lapangan kerja.
Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan kemudahan pembelian motor listrik nasional dengan peniadaan uang muka dan cicilan ringan.
"Jadi nanti kalau masih ada yang pakai motor bensin yah rasain sendiri. Tadi kita hitung memakai motor listrik dibandingkan motor bensin penghematannya minimal 50 persen, pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak minimal 50 persen. Bahkan bisa sampai 70 persen di ujungnya," ujar Prabowo.
Penggunaan motor listrik secara masif juga diyakini dapat mengurangi subsidi BBM serta meningkatkan keseimbangan neraca dagang energi hingga Rp 82,2 triliun.