Pengamat Prediksi Laga Swiss Lawan Aljazair Berjalan Alot
Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan mempertemukan tim nasional Swiss dengan Aljazair di Stadion BC Place Vancouver pada Jumat (3/7) pukul 10.00 WIB untuk memperebutkan tiket ke fase gugur selanjutnya.
Dilansir dari CNNIndonesia.com, tim redaksi olahraga memberikan prediksi yang beragam mengenai hasil laga ini, mulai dari kemenangan meyakinkan bagi Swiss hingga potensi kejutan dari Aljazair melalui taktik pragmatis.
Swiss melaju setelah memuncaki Grup B berkat kemenangan atas Bosnia dan Herzegovina serta Kanada, sementara Aljazair lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik Grup J usai bangkit dari kekalahan melawan Argentina.
Masing-masing pengamat dari media tersebut memiliki pandangan berbeda mengenai jalannya pertandingan penentu ini.
"Swiss punya penampilan yang meyakinkan di fase grup bila dibandingkan Aljazair." kata Putra Permata Tegar Idaman.
Ia menambahkan bahwa organisasi permainan Swiss yang rapi menjadi alasan keunggulan mereka.
"Koordinasi dan organisasi tim Swiss terbilang rapi dan membuat mereka solid. Hal ini yang membuat Swiss bakal memetik kemenangan di laga ini." ujar Putra Permata Tegar Idaman yang memprediksi skor 3-1.
Sebaliknya, opsi bertahan total dianggap menjadi peluang terbaik bagi wakil Afrika untuk meredam agresivitas lawan.
"Menghadapi tim yang pragmatis seperti Swiss, cara terbaik untuk menang adalah dengan bertahan." kata Abdul Susila.
Menurutnya, Aljazair akan mengandalkan serangan balik cepat dan menjaga ketat pergerakan pemain kunci Swiss.
"Dalam hal ini Aljazair akan tampil bertahan dan mengandalkan serangan balik. Salah satu pemain yang sepertinya akan mendapat penjagaan ketat Aljazair adalah Johan Menzambi." ujar Abdul Susila yang memprediksi Aljazair menang lewat adu penalti.
Di sisi lain, kelemahan lini tengah Swiss diprediksi bisa ditutupi oleh efektivitas sektor sayap mereka.
"Swiss mencatatkan raihan yang positif di fase grup Piala Dunia 2026 dengan mencatatkan satu kali imbang dan dua kemenangan. Swiss ini tim yang bahaya dan berpotensi jadi pesaing yang kuat." kata M Rizki H.
Ia memperkirakan laga berjalan ketat namun Swiss tetap unggul tipis.
"Saya memprediksi pertandingan Swiss vs Aljazair akan alot. Tapi, Swiss yang bakal keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0." ujar M Rizki H.
Kondisi fisik dan konsistensi permainan Aljazair juga disorot karena dinilai sering menyisakan ruang terbuka di lini belakang.
"Swiss punya soliditas dengan skuat yang seimbang di Piala Dunia 2026. Namun, lini tengah Swiss terlihat kurang kreatif sepanjang fase grup." kata Windi Wicaksono.
Ia menilai daya ledak penyerang sayap Swiss akan menjadi pembeda utama dalam membongkar pertahanan Aljazair.
"Meskipun lini tengah mungkin kurang kreatif, kecepatan dan daya ledak para penyerang sayap adalah senjata yang akan membuat perbedaan bagi Swiss ketika melawan Aljazair." ujar Windi Wicaksono.
Penilaian performa Aljazair yang kurang stabil sepanjang turnamen turut mendasari prediksi kemenangan meyakinkan bagi Swiss.
"Aljazair bermain tidak konsisten, distribusi bola mereka lambat, dan meninggalkan banyak celah di pertahanan mereka. Jika bermain dengan potensi penuh mereka, Swiss akan menang dengan meyakinkan. Saya prediksi Swiss menang 2-0 atas Aljazair." kata Windi Wicaksono.
Namun, catatan statistik dari babak penyisihan menunjukkan adanya celah krusial pada pertahanan Swiss di menit-menit akhir laga.
"Swiss punya komposisi skuad lebih taktis. Tapi Aljazair bakal keluar sebagai pemenang dengan cara main pragmatis." kata Muhammad Ikhwanuddin.
Ia menunjukkan fakta bahwa anak asuh Murat Yakin kerap kebobolan menjelang laga usai.
"Ada benang merah nampak dari Swiss di babak penyisihan Piala Dunia. Tim asuhan Murat Yakin itu selalu kebobolan di babak kedua dan kerap terjadi di injury time." ujar Muhammad Ikhwanuddin.
Kecenderungan Aljazair mencetak gol di babak kedua dianggap mampu menjadi pembeda pada detik-detik akhir pertandingan.
"Ini indikasi kelemahan Swiss dan bisa dimanfaatkan Aljazair. Kebetulan empat dari lima gol torehan The Fennecs berasal di paruh kedua." kata Muhammad Ikhwanuddin.
Ia memprediksi gol penentu kemenangan Aljazair berpotensi tercipta kembali di fase krusial tersebut.
"Bisa jadi gol penentu kemenangan Aljazair hadir di detik-detik akhir. Saya prediksi ini kembali terjadi dalam laga ini." ujar Muhammad Ikhwanuddin.
Faktor keberadaan Vladimir Petkovic di kursi pelatih Aljazair juga diprediksi menambah motivasi taktis karena ia merupakan mantan pelatih Swiss.
"Prediksi Swiss vs Aljazair bakal alot dan ketat. Xhaka dan kawan-kawan punya keunggulan dalam menyerang dan bertahan dibanding Aljazair, tetapi Keberadaan Petkovic di bangku pelatih Aljazair bisa menjadi bumbu tersendiri lantaran pria Bosnia itu pernah menangani Swiss." kata Nova Arifianto.
Disiplin formasi dinilai menjadi kunci bagi skuad Aljazair untuk mengimbangi agresivitas menyerang dari lawannya.
"Guna mengantisipasi pertahanan yang rentan retak, Aljazair bisa meningkatkan kedisiplinan dalam memainkan formasi 4-2-3-1 yang menghadirkan keseimbangan. Mahrez cs tak bisa diremehkan karena punya daya serang." ujar Nova Arifianto.