Pramono Anung Prioritaskan Kartu Lansia Jakarta Bagi Warga Kurang Mampu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pendaftaran Kartu Lansia Jakarta (KLJ) tetap dibuka bagi masyarakat yang memenuhi syarat pada Selasa (14/7/2026). Meski demikian, ia menegaskan bahwa warga lanjut usia dari keluarga berkecukupan tidak menjadi prioritas penerima bantuan sosial tersebut.
Langkah ini diambil pemerintah daerah agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 di Ancol, Jakarta Utara.
"Yang berkaitan dengan Kartu Lansia, sampai hari ini tetap dibuka. Memang ada prasyarat yang harus dipenuhi," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penyeleksian ketat agar alokasi anggaran daerah dapat menyasar warga yang mengalami kesulitan finansial. Warga lansia yang kebutuhan hidupnya sudah ditanggung oleh keluarga yang mampu secara ekonomi diminta untuk memahami kebijakan pembatasan ini.
"Beberapa lansia yang, mohon maaf, yang mampu, keluarganya mampu, ditanggung keluarganya, tentunya mohon maaf belum bisa mendapatkan Kartu Lansia. Tetapi yang membutuhkan akan kami prioritaskan," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Berdasarkan data terkini dari pemerintah provinsi, program jaminan sosial khusus warga senior ini telah menjangkau ratusan ribu penduduk di wilayah ibu kota.
"Saya mendapatkan laporan per terakhir ini, lansia di DKI Jakarta telah memanfaatkan Kartu Lansia kurang lebih 168.497 lansia," tutur Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono Anung mengimbau warga lansia yang berhak namun belum terdata untuk segera mendaftarkan diri. Selain KLJ, Pemprov DKI Jakarta menyediakan fasilitas gratis transportasi umum, layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit daerah, serta program Sekolah Lansia yang kini memiliki 78 sekolah dengan 2.278 peserta.