Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional Cakra NX1 dengan Baterai Nikel

Share

Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran motor listrik nasional bernama Cakra NX1 di pabrik Alva, Jawa Barat. Motor ini diduga merupakan rebadge dari model Alva N3 berdasarkan desain dari bagian depan hingga sisi samping.

Motor listrik Alva N3 memiliki port USB untuk mengisi daya smartphone dan fitur boost charge yang mempercepat pengisian baterai. Dengan daya 840 watt, pengisian baterai memakan waktu 4 jam, sementara daya 500 watt membutuhkan sekitar 7 jam.

Fitur boost charge memungkinkan pengisian dari 10 persen hingga 50 persen dalam waktu kurang dari 30 menit, namun hanya dapat dilakukan di Alva Charging Station yang telah disediakan.

Dalam hal performa, motor N3 mampu melaju hingga kecepatan 80 km per jam dan dengan dua baterai dapat menempuh jarak hingga 140 km. Fitur standar lainnya meliputi panel instrumen digital, Avla Intelligent Charging System (AICS), bagasi luas, teknologi anti-banjir, dan fitur tambahan lainnya.

Pemerintah mendorong penggunaan baterai berbasis nikel untuk motor listrik nasional guna memperkuat rantai produksi dalam negeri. Indonesia diketahui menguasai 46 persen cadangan nikel dunia dan memiliki teknologi untuk membangun rantai produksi baterai sendiri.

"Terutama kita lihat baterai untuk listrik nasional ini kita akan dorong secara penuh untuk menggunakan nickel based. Karena nikel kita ketahui bersama 46 persen reserve nikel di dunia itu ada di Indonesia," ujar Rosan Perkasa Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi (BPI).

Nilai pasar motor listrik diperkirakan mencapai US$170 miliar atau sekitar Rp3.039,12 triliun dengan kurs Rp17.877 per dolar AS. Pengembangan ekosistem Molinas meliputi pengolahan nikel hingga produksi cell battery dan battery pack.

Rosan menyebut sekitar 10 perusahaan nasional sudah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian. Ekosistem ini juga melibatkan PT Len Industri dan Profesor Sigit untuk mendorong standardisasi internasional demi memperluas daya saing regional dan global.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author