Presiden Prabowo Subianto Pantau Langsung Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Share

Presiden Prabowo Subianto mengawasi langsung proyek hilirisasi ayam terintegrasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian bersama sejumlah pemerintah daerah demi mempercepat target swasembada protein hewani nasional. Program ini mencakup pembangunan ekosistem perunggasan dari hulu hingga hilir di enam wilayah Indonesia, dilansir dari Detik Finance.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengonfirmasi pengawasan ketat tersebut saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Provinsi Gorontalo, Kabupaten Boalemo, dan Kabupaten Bima di Jakarta Selatan pada Jumat (12/6/2026). Langkah akselerasi di lapangan juga diperkuat dengan penunjukan Agung sebagai Komisaris Utama PT Berdikari bersama tiga direksi baru.

"Yang paling penting di lapangannya harus segera kelihatan bentuknya, tapi bismillah dengan penandatangan MoU ini, saya yakin bisa lebih cepat. Karena bapak menteri telah menugaskan saya untuk masuk bergabung dengan Berdikari sebagai Komisaris Utama bersama dengan tiga direksi baru. Tentu harapannya mempercepat langkah kita," ujar Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta laporan perkembangan proyek ini setiap hari demi memastikan semua regulasi ditaati sekaligus berjalan cepat tanpa penundaan.

"Setiap pagi setiap ketemu Pak Menteri, termasuk tadi pagi jam setengah 6. Yang pertama kali. Kalau sudah melihat saya, tanyanya pasti hilirisasinya gimana ayamnya? Udah kamu kawal betul pastikan hilirisasi ayamnya segera jalan. Karena apa? Hilirisasi ayam terintegrasi ini betul-betul dipantau, dimonitor oleh Bapak Presiden," tambah Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Agung menambahkan bahwa seluruh langkah korporasi harus mematuhi pedoman Good Corporate Governance (GCG) namun tetap mengutamakan kecepatan eksekusi.

"Bapak Menteri Selalu memberikan arahan. Kepada kita semua bahwa semua aturan harus kita ikuti. Tetapi harus ada akselerasi agar semua kegiatan yang dilakukan, di samping tentu segala ketentuannya, tetapi harus cepat. Kita tidak boleh lambat-lambat, tidak boleh santai-santai," jelas Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Kementerian Pertanian menaruh harapan besar pada proyek ini sebagai instrumen pemerataan produksi, stabilisasi harga, serta penopang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Hilirisasi ayam terintegrasi ini merupakan inisiatif langsung Bapak Menteri Pertanian sebagai langkah strategis negara untuk memastikan swasembada protein berjalan berkelanjutan, merata, dan berpihak pada peternak rakyat," kata Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Sementara itu, PT Berdikari menyatakan kesiapan penuh untuk membangun ekosistem peternakan dari hulu hingga hilir melalui penguatan rantai pasok secara terintegrasi.

"Kami meyakini bahwa penguatan sektor peternakan merupakan bagian yang penting dalam mewujudkan swasembada protein hewani nasional. Ketika rantai pasok dibangun secara terintegrasi, produktivitas meningkat, lapangan kerja terbuka, pendapatan masyarakat tumbuh, dan ekonomi daerah bergerak lebih kuat," ujar Maryadi, Direktur Utama PT Berdikari.

Pihak manajemen memastikan proyek ini berdampak luas pada penciptaan nilai tambah ekonomi, pelibatan peternak rakyat sebagai mitra strategis, serta peningkatan dividen negara.

"Bagi PT Berdikari, kerja sama ini bukan hanya tentang pemanfaatan lahan atau pembangunan fasilitas produksi. Lebih dari itu, ini adalah komitmen bersama untuk mewujudkan swasembada protein hewani nasional," jelas Maryadi, Direktur Utama PT Berdikari.

Wilayah pelaksanaan hilirisasi industri pengolahan ayam terintegrasi ini akan tersebar secara bertahap di Jawa Timur, Gorontalo, Lampung, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author