Portugal Menghadapi Kolombia Berebut Juara Grup K di Miami
Pertandingan terakhir babak penyisihan Grup K Piala Dunia 2026 akan mempertemukan tim nasional Portugal dengan Kolombia di Stadion Miami, Amerika Serikat, pada Minggu (28/6) pukul 06.30 WIB.
Klasemen Grup K saat ini dipimpin oleh Kolombia dengan raihan enam poin setelah mengunci tiket ke babak 32 besar. Sementara itu, Portugal mengekor di peringkat kedua dengan koleksi empat poin dari dua laga.
Siaran langsung pertandingan ini dapat disaksikan melalui saluran televisi TVRI. Skuad asuhan Roberto Martinez wajib memetik poin penuh jika ingin mengudeta posisi puncak sekaligus menghindari ancaman dari Republik Demokratik Kongo.
Berdasarkan bagan undian, juara Grup K akan bertemu peringkat ketiga dari Grup D, E, I, atau L, sedangkan runner-up bakal menantang runner-up Grup L. Terkait peta persaingan ini, pelatih tim nasional Portugal memberikan pandangannya mengenai target tim.
"Saya yakin dalam turnamen seperti Piala Dunia, tidak ada satu skenario atau posisi yang benar. Yang penting bagi kami adalah mencapai performa terbaik kami, dan hal itu hanya bisa dicapai melalui kemenangan. Besok, kami harus menghormati timnas Kolombia, tetapi kami ingin melanjutkan apa yang telah kami tunjukkan di pertandingan kedua, terus memperbaiki aspek-aspek yang perlu ditingkatkan, dan memanfaatkan ketiga pertandingan ini untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi babak selanjutnya di Piala Dunia." ujar Roberto Martínez, Pelatih Timnas Portugal.
Pertandingan ini juga diprediksi akan dipenuhi oleh suporter lawan yang memadati stadion di Miami. Namun, Martínez mengaku sangat optimistis berkaca pada performa anak asuhnya saat berhasil mengendalikan permainan di laga sebelumnya.
"Saya rasa kami sudah memiliki cukup waktu untuk membicarakan hal ini, serta mengenai keributan dan kritik dari luar. Saya sangat optimis selama pertandingan kedua; sejak kami mencetak gol pertama, kami berhasil menguasai permainan. Aspek psikologis dalam mengelola pertandingan di Piala Dunia sangatlah penting, dan pada laga kedua itu kami berhasil melakukannya dengan sangat baik. Ini akan menjadi pertandingan pertama yang kami mainkan di luar kandang, terutama karena ada banyak pendukung Kolombia di sini di Miami, jadi pertandingan besok akan menjadi ujian yang baik dari sudut pandang ini." kata Roberto Martínez, Pelatih Timnas Portugal.
Ketika disinggung mengenai peluang generasi skuad Portugal saat ini untuk menembus babak final, sang pelatih memilih untuk bersikap realistis. Ia menegaskan pentingnya bagi setiap pemain untuk berkomitmen penuh dan fokus menghadapi laga secara bertahap.
"Pertama-tama, kita harus memahami apa yang dibutuhkan untuk mencapai final Piala Dunia; seorang pemain harus sepenuhnya berkomitmen terhadap tim, memberikan segalanya demi tim, dan memiliki bakat untuk mengalahkan tim-tim terbaik, dan para pemain kami membuktikan bahwa mereka memiliki semua itu. Kita harus melangkah selangkah demi selangkah, dan prioritas kita adalah menampilkan permainan yang bagus besok melawan tim kuat seperti Kolombia. Kita tidak membicarakan langkah besar seperti memenangkan Piala Dunia saat ini, melainkan berusaha menghadapi turnamen ini pertandingan demi pertandingan." tutur Roberto Martínez, Pelatih Timnas Portugal.
Martínez turut memuji kondisi mental dan keseimbangan emosional timnya yang dinilai sangat baik dalam menghadapi ekspektasi tinggi. Kehadiran figur pemimpin berpengalaman di dalam skuad menjadi faktor krusial yang memperkuat rasa percaya diri mereka.
"Tim ini memiliki keseimbangan emosional dan mental yang sangat baik; karena ada rasa tanggung jawab yang besar and ekspektasi yang tinggi, tetapi juga ada banyak kepercayaan diri dan fokus pada tujuan kami, dan keseimbangan emosional ini sangat penting. Adanya kapten yang memiliki pengalaman berpartisipasi dalam enam turnamen Piala Dunia sangat membantu kami, tetapi kami juga memiliki kelompok kepemimpinan yang menonjol yang terdiri dari dua kapten dari Manchester United, dua dari Manchester City, kapten klub Porto, dan kapten Al-Hilal; kami memiliki kelompok kepemimpinan yang sangat berpengaruh." jelas Roberto Martínez, Pelatih Timnas Portugal.
Lebih lanjut, ia mengejutkan publik dengan menyatakan bahwa tidak ada keuntungan nyata yang didapat dengan menyelesaikan fase grup di posisi teratas. Pandangan tersebut didasarkan pada pengalamannya memimpin tim di edisi Piala Dunia sebelumnya.
"Tidak, tidak ada keuntungan sama sekali. Jika ini adalah Piala Dunia pertama kami, saya akan menjawab ya; karena ketika kurang berpengalaman di Piala Dunia, Anda ingin duduk dan merencanakan segala kemungkinan, setiap babak, dan setiap skenario.. Lalu Anda menyadari kemudian bahwa hal itu sebenarnya tidak mungkin.
Pada edisi 2018, kami memasuki pertandingan terakhir dengan mengetahui bahwa pemenangnya akan menghadapi Brasil, dan kami mengalahkan Inggris serta finis di posisi ketiga. Saya percaya bahwa fokus harus selalu tertuju pada memenangkan setiap pertandingan yang mungkin, dan menciptakan suasana terbaik di ruang ganti. Jalur yang ditempuh tidaklah penting, dan tidak masalah juga bahwa kami mungkin harus bepergian melintasi tiga negara dalam turnamen yang panjang ini; yang benar-benar penting adalah kami selalu menampilkan yang terbaik dari diri kami." ungkap Roberto Martínez, Pelatih Timnas Portugal.
Ia juga menegaskan bahwa konsistensi kerja timnya tidak terganggu oleh spekulasi luar maupun performa tim kandidat lain seperti Argentina. Fokus utama seluruh jajaran skuad saat ini sepenuhnya tertuju pada persiapan taktis di lapangan.
"Pertama-tama, kerja kami ditandai dengan konsistensi dan keteguhan; kebisingan dari luar sama sekali tidak memengaruhi kami, tidak mengganggu semangat kami, maupun persiapan kami untuk pertandingan; para pemain berada dalam kondisi fokus penuh dan kini kami semakin siap. Adapun mengenai Argentina, saya tidak sempat menonton pertandingan tim-tim lain karena fokus saya hanya tertuju pada lawan-lawan kami, namun saya yakin Argentina akan terus menampilkan penampilan yang luar biasa di Piala Dunia ini, dan hal itu sama sekali tidak akan mengejutkan saya." tegas Roberto Martínez, Pelatih Timnas Portugal.
Dilansir dari Reuters, mantan pelatih timnas Belgia itu kembali menegaskan komitmen timnya untuk mengabaikan potensi lawan di fase gugur nanti. Menurutnya, menghormati musuh saat ini jauh lebih mendesak daripada berspekulasi tentang masa depan.
"Saya percaya fokusnya seharusnya adalah memenangi setiap pertandingan, melupakan tentang lawan selanjutnya dan menghormati lawan," kata Roberto Martínez, Pelatih Timnas Portugal.
Sebagai penutup, ia mengingatkan jajaran pemainnya untuk menerima segala kerumitan turnamen demi bisa membawa pulang trofi bergengsi tersebut. Untuk memenangi kompetisi tertinggi sepak bola dunia ini, performa maksimal wajib ditunjukkan di setiap laga.
"Jika Anda ingin memenangi Piala Dunia, Anda harus mengalahkan semua tim. Anda harus menerima kerumitan ini dan fokusnya seharusnya pada memainkan penampilan terbaik kami," pungkas Roberto Martínez, Pelatih Timnas Portugal.