Porsche Rencanakan Penghentian Produksi Mobil Listrik Taycan pada 2030

Share

Produsen otomotif asal Jerman, Porsche, dikabarkan telah menyepakati prinsip penghentian produksi mobil listrik sedan Taycan pada tahun 2030 mendatang. Kesepakatan tersebut dicapai oleh dewan pekerja dan manajemen perusahaan, sebagaimana dilansir dari Detik Oto berdasarkan laporan media Jerman, WirtschaftsWoche.

Rencana penghentian produksi ini mencuat di tengah tren penurunan penjualan Taycan dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan minat konsumen terhadap model sedan listrik pertama Porsche yang diperkenalkan tujuh tahun lalu tersebut dipicu oleh hadirnya Porsche Macan EV. Produk SUV listrik itu dilaporkan mendapatkan respons pasar yang jauh lebih kuat seiring dengan pergeseran tren konsumen kelas atas yang lebih menyukai kendaraan berjenis SUV.

Meski keputusan akhir belum dituangkan secara tertulis dan Porsche belum memberikan komentar resmi, pihak pabrikan sebenarnya masih terus mengembangkan teknologi untuk sedan listrik tersebut. Porsche bahkan telah memproyeksikan kehadiran fitur E-shift pada tahun 2027 untuk memberikan simulasi sensasi berkendara dan suara layaknya mobil bensin bertransmisi manual.

Sebelum munculnya laporan kesepakatan penghentian produksi ini, Chief Executive Officer (CEO) Porsche, Michael Leiters, sempat menyatakan bahwa masa bakti sedan listrik tersebut masih cukup panjang.

"Kami tidak berencana menghentikan Taycan dalam jangka pendek," ujar Leiters dalam wawancara bulan lalu.

Selain opsi penutupan lini produksi, manajemen Porsche juga dilaporkan sempat mempertimbangkan opsi lain, seperti memindahkan proses manufaktur Taycan ke fasilitas pabrik yang berbeda. Jika rencana penghentian produksi pada 2030 tersebut direalisasikan, Porsche Taycan akan mengakhiri masa edarnya selama 11 tahun sebagai model pionir dalam lini kendaraan listrik Porsche.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Mobil Listrik Otomotif Porsche
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author