Polres Jakpus Hentikan Penyelidikan Laporan Dugaan Penculikan Jesslyn
Polres Metro Jakarta Pusat menghentikan penyelidikan atas dugaan kasus penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya (34) setelah tidak menemukan adanya unsur pidana, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Rabu (5/8/2026). Hasil serangkaian pemeriksaan saksi dan bukti pendukung menegaskan bahwa kepergian atlet golf tersebut ke luar negeri murni atas kemauan sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses administrasi penghentian perkara saat ini sedang berjalan.
"Iya dihentikan. Kita lagi menunggu menjadwalkan gelar perkara untuk henti lidik (penyelidikan)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra.
Pelaksanaan gelar perkara diproyeksikan akan berlangsung paling lambat pada hari ini setelah penyidik mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait. "Iya bukan (penculikan). Sudah, sudah sesuai semuanya sudah dimintai keterangan. Selesai," ujar Roby.
Pemeriksaan terhadap Jesslyn sendiri dilakukan oleh tim penyidik secara daring guna memastikan kondisi keselamatan dan keberadaannya. "Jesslyn dalam keadaan baik," kata Roby.
Metode pemeriksaan virtual tersebut dipilih lantaran posisi sang atlet saat ini diketahui masih belum kembali ke Indonesia. "Berangkat tanpa paksaan atau tekanan," kata Roby. Keberadaan atlet golf tersebut di luar negeri juga telah terkonfirmasi bersama anggota keluarganya.
"(Jesslyn) di Bangkok dengan ibu dan tantenya," ujar Roby.
Sebelumnya, laporan polisi sempat dibuat lantaran Jesslyn dikabarkan diculik sewaktu menghadiri acara ulang tahun keluarga di sebuah restoran di Jakarta Pusat pada 13 Juli. Meskipun pelapor telah mencabut laporannya pada 19 Juli dan rekaman CCTV telah diperiksa, kepolisian tetap melanjutkan proses penyelidikan hingga tuntas. Pengusutan mendalam mengungkapkan bahwa deretan orang yang membawa atlet tersebut dari lokasi kejadian merupakan pihak yang diperintah langsung oleh ibu kandungnya.
"Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh," kata Roby.
Berdasarkan catatan manifest penerbangan resmi, Jesslyn diketahui telah melakukan perjalanan udara menuju Malaysia dan Thailand.