Polisi Ungkap Motif Mutilasi Pria di Depok Tergiur Sepeda Motor
Aksi pembunuhan dan mutilasi terhadap seorang pria berinisial K (51) di Pancoran Mas, Depok, didasari oleh motif ekonomi pelaku bernama Saepul (26) yang ingin menguasai sepeda motor korban usai berkenalan melalui media sosial, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Sabtu (8/8/2026).
Pihak kepolisian membeberkan bahwa niat jahat tersangka muncul setelah melihat unggahan foto korban bersama kendaraan miliknya di platform media sosial. Pelaku kemudian berencana merebut barang berharga milik korban tersebut.
"Untuk motif dari hasil pendalaman penyelidikan, setelah berkenalan dengan korban, pelaku melihat salah satu foto korban itu menggunakan motor Honda PCX warna hitam," jelas Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Faktor kesulitan finansial menjadi dorongan utama bagi tersangka untuk melancarkan rencana tindak pidana tersebut.
"Dari situlah karena desakan ekonomi, pelaku memiliki niat untuk menguasai sepeda motor tersebut," imbuhnya.
Sebelum mengeksekusi rencananya, Saepul sempat membeberkan niat membunuh itu kepada rekannya yang kini berstatus sebagai saksi kunci dalam proses penyidikan kasus ini.
"Karena desakan ekonomi, pelaku punya niat untuk menguasai motor tersebut. Pagi harinya di tanggal 23 Juli 2026, pelaku menghubungi temannya-yang merupakan saksi mahkota kami-bahwasannya dia ingin memiliki sepeda motor," jelas Breggy.
Saksi sempat mempertanyakan mekanisme tersangka untuk mendapatkan kendaraan tersebut sebelum akhirnya tersangka melontarkan niat pembunuhan.
"Lalu ditanyakan oleh saksi ini, 'bagaimana cara mendapatkannya?' (dijawab Saepul) nggak tahu mungkin membunuh orang, begitu satu kalimat oleh pelaku inisial S," sambungnya.
Tersangka selanjutnya memancing korban untuk datang ke rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Depok. Di lokasi tersebut, terjadi perselisihan antara keduanya yang berujung pada penusukan dan penggorokan leher korban sebelum sepeda motor korban dibawa kabur dan dijual ke daerah Pandeglang, Banten.
"Pelaku ada sedikit cekcok dengan korban, akhirnya pelaku mengambil pisau dan menusuk korban ke pinggang korban dan menggorok leher korban," ungkap Breggy.