Polisi Pastikan Kepergian Jessyln Wijaya ke Luar Negeri Bukan Penculikan
Polisi memastikan bahwa kepergian atlet golf Jessyln Wijaya ke luar negeri bukan kasus penculikan. Penyelidikan atas laporan dugaan penculikan itu segera ditutup, kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, Senin (3/8/2026).
Kasus ini mencuat setelah adanya laporan polisi yang menyebutkan Jessyln diculik saat menghadiri acara ulang tahun keluarga di sebuah restoran di Jakarta Pusat pada 13 Juli lalu. Namun, enam hari kemudian, pelapor yang merupakan teman Jessyln mencabut laporannya.
Meski laporan dicabut, polisi tetap melanjutkan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV. Hasil penyelidikan mengungkap bahwa Jessyln pergi ke luar negeri tanpa paksaan dan dengan kesadaran sendiri, tegas Roby.
"Bukan penculikan. Jessyln ikut ke luar negeri dengan kesadaran sendiri," jelas Roby.
Roby menambahkan bahwa saat ini Jessyln masih berada di Bangkok bersama ibu dan tantenya. Polisi belum merinci kapan atlet golf itu akan kembali ke Indonesia.
"(Jessyln saat ini) di Bangkok dengan ibu dan tantenya," ujar Roby.
Polisi juga mengungkap bahwa orang-orang yang membawa Jessyln dari restoran adalah suruhan ibunya. Hal ini menimbulkan dugaan penculikan, namun fakta tersebut membantahnya.
"Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jessyln yang suruh," kata Roby kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7).
Berdasarkan manifest penerbangan, Jessyln terbang dari Bandara Ahmad Yani di Semarang menuju Malaysia dan kemudian ke Bangkok bersama ibu dan tantenya.
"Jessyln kami dapat informasi dia mulai dari TKP, terus kemudian ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, lanjut ke Bangkok. Itu bersama dengan ibunya dan tantenya," jelas Roby.