Polisi Brasil Tangkap Tiga Petugas Usai Insiden Maut Bungee Jumping
Aparat kepolisian Brasil mengamankan tiga orang petugas setelah seorang wanita berusia 21 tahun tewas akibat terjatuh saat melakukan aktivitas ekstrem bungee jumping pada Sabtu (13/6).
Peristiwa tragis yang menimpa korban bernama Maria Eduarda Rodrigues de Freitas ini terjadi di Jembatan Skeleton, Sao Paulo, Brasil, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Korban diketahui meluncur jatuh dari ketinggian 40 meter tanpa adanya tali pengaman yang terpasang pada tubuhnya setelah dilemparkan oleh dua orang pria.
Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa penangkapan tiga pria tersebut didasari atas dugaan pembunuhan dengan dolus eventualis, di mana pelaku tetap bertindak meski menyadari adanya risiko kematian.
"Peralatan pengaman tidak terpasang dengan benar pada saat lompatan. Korban tidak selamat dari jatuh," kata polisi dalam pernyataan dilansir AFP.
Proses hukum saat ini masih berjalan untuk mendalami kelalaian operasional dari pihak penyelenggara olahraga ekstrem tersebut di lokasi kejadian.
"Investigasi sedang berlangsung untuk menentukan keadaan dan menetapkan tanggung jawab," kata polisi.
Sebelum insiden tersebut terjadi, korban sempat mengunggah foto lokasi di media sosial Instagram miliknya.
"Siapa orang gila yang membiarkan saya melompat dari jembatan???" kata de Freitas melalui keterangan unggahannya.
Berdasarkan rekaman video terdahulu, aktivitas ekstrem di jembatan yang dikelola oleh perusahaan Entre Cordas tersebut biasanya memperlihatkan setiap peserta menggunakan tali pengaman tebal pada bagian pinggang mereka sebelum diluncurkan.