PLTA Garung Wonosobo Hasilkan Listrik 26,4 MW untuk Sistem Jawa-Bali
PLTA Garung di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memanfaatkan aliran air dari Pegunungan Dieng untuk menghasilkan listrik yang disalurkan ke sistem interkoneksi Jawa-Bali, menurut laporan dari Detik Finance.
Pembangkit listrik yang dikelola oleh PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Mrica ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 26,4 megawatt (MW), menggunakan dua turbin tipe Francis dengan kapasitas masing-masing 13,2 MW.
Listrik yang dihasilkan dari PLTA Garung masuk ke sistem interkoneksi Jawa-Bali dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional, dengan kapasitas setara yang dapat mencukupi kebutuhan listrik sekitar 20-30 desa atau 4-6 kecamatan berukuran sedang di Jawa Tengah, dilansir dari Detik Finance.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyatakan bahwa PLTA Garung merupakan bagian penting dari pembangkit energi baru terbarukan dan mendukung transisi energi nasional.
"PLN Indonesia Power terus memperkuat peran pembangkit energi baru terbarukan sebagai fondasi transisi energi nasional. PLTA Garung tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal dan rendah emisi, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai bersama melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal di sekitar wilayah operasi," ujar Bernadus Sudarmanta.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica, Wasis Jati Waskitho, menyampaikan bahwa operasional PLTA Garung terus dioptimalkan untuk menjaga pasokan listrik ke sistem Jawa-Bali.
"PLTA Garung memanfaatkan potensi air di kawasan pegunungan untuk menghasilkan energi bersih bagi masyarakat. Dengan kapasitas terpasang sebesar 26,4 MW, pembangkit ini berkontribusi mendukung keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali dengan kapasitas yang setara untuk memenuhi kebutuhan listrik puluhan desa. Kami terus menjaga keandalan operasional pembangkit agar manfaat energi terbarukan ini dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Wasis.
Selain menjalankan pembangkit listrik, PLN Indonesia Power UBP Mrica juga melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional, seperti pendampingan terhadap Batik Shanding di Wonosobo.
Batik Shanding merupakan usaha sosial yang melibatkan penyandang disabilitas dalam produksi batik tulis dan batik ciprat, dengan menggabungkan teknik tradisional dan ekspresi artistik.
Menurut perusahaan, program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional PLTA Garung.