Mitsubishi Catat 500 Pesanan XForce Hybrid Selama GIIAS 2026
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) membukukan hampir 500 unit surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk Mitsubishi XForce Hybrid di ajang GIIAS 2026, Tangerang, Banten, pada Rabu (29/7/2026).
Capaian yang diraih dalam waktu sekitar dua pekan sejak peluncuran resminya pada 16 Juli 2026 tersebut diklaim telah sesuai dengan target yang ditetapkan oleh pihak manajemen, seperti dilansir dari Detik Oto.
Presiden Direktur PT MMKSI, Atsushi Kurita, mengonfirmasi bahwa mayoritas pesanan yang masuk didominasi oleh varian elektrifikasi baru tersebut.
"Setelah peluncuran, target kami adalah mencapai 500 unit sampai awal GIIAS. Sampai sekarang, hampir mencapai target kami. Kami mengakumulasi sekitar 500 SPK sampai hari ini dari 16 Juli sampai hari ini. Mayoritas hybrid, sekitar 80 persen HEV," kata Kurita.
Pihak produsen juga masih terus berupaya mendongkrak penjualan selama pameran otomotif berlangsung dengan mempertahankan penawaran khusus. Strategi insentif ini ditujukan guna menarik minat para konsumen potensial yang datang ke area pameran.
Sub-Division Head of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Guntur Harling, menjelaskan bahwa program penjualan dengan harga spesial peluncuran sengaja diperpanjang selama pameran otomotif tersebut.
"Di GIIAS kali ini, MMKSI menyediakan paket-paket dan program penjualan yang sangat menarik, bukan hanya untuk New XForce, tapi juga untuk model-model yang lainnya juga. Dan kabar baiknya, harga dari New XForce itu masih dengan harga spesial launching yang kita perkenalkan sejak 16 Juli yang lalu," kata Guntur.
Melalui kebijakan harga tersebut, varian konvensional tipe Exceed dipasarkan mulai dari Rp 388 juta, sementara tipe Ultimate dibanderol Rp 399 juta, dan varian tertinggi XForce HEV dijual seharga Rp 445 juta.
"Jadi bagi customer yang masih berpikir untuk mendapatkan mobil ini bisa segera melakukan SPK di GIIAS kali ini dengan harga mulai dari Rp 388 juta. Saya rasa itu harga yang sangat kompetitif," katanya.
Di samping penawaran harga, skema layanan purnajual komprehensif turut disiapkan, terutama untuk menjamin masa pakai komponen utama sistem penggerak hibrida.
"Selain itu pelanggan juga akan mendapatkan beberapa benefit dari program aftersales yang sudah kami persiapkan. Dan khusus untuk varian hybrid, kami memberikan garansi baterai sampai dengan 10 tahun dan 200 ribu kilometer," ujar Guntur.
Fasilitas purnajual lainnya mencakup pengecekan baterai gratis hingga 5 tahun atau 100.000 km. Pembeli juga mendapatkan gratis servis dan suku cadang 4 tahun atau 50.000 km, garansi kendaraan 3 tahun atau 100.000 km, garansi baterai 12V selama 2 tahun atau 50.000 km, layanan bantuan jalan darurat 3 tahun, perpanjangan masa garansi 1 tahun atau 20.000 km, serta garansi ban 1 tahun atau 20.000 km.