Personel Slank Antar Kepergian Ibunda Ivanka di Pemakaman

Share

Grup musik Slank kini resmi berstatus anak piatu setelah ibunda dari bassist Ivanka Slank, Nikma Arifin, dimakamkan di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026. Para personel, termasuk Bimbim dan Ridho, hadir langsung memberikan penghormatan terakhir.

Kepergian almarhumah Nikma Arifin terjadi setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa tahun terakhir akibat kondisi kesehatan yang menurun.

Drummer Slank, Bimbim, mengungkapkan kenangan mendalam mengenai almarhumah yang dinilainya sangat mendukung karier bermusik sang putra sejak awal.

"Mamahnya Ivan itu cantik, bekas model. Ya, turut berduka buat Ivan. Karena sudah tiga sampai empat tahun ini bolak-balik rumah sakit, pulang, masuk lagi. Terakhir kemarin sudah pulang, sudah sehat, di-check up, tensi segala bagus," ujar Bimbim.

Bimbim menceritakan percakapan terakhir ayah Ivanka yang sempat menanyakan kenyamanan tempat tidur almarhumah sebelum mengembuskan napas terakhir.

"Papahnya Ivan sempat cerita, dia ditanya enakan tidur di mana? Di rumah," tuturnya.

Di sela prosesi pemakaman, Bimbim juga membeberkan peran penting ibunda Ivanka saat masa rehabilitasi sang bassist di markas Slank, Potlot.

"Aku paling ingat pas dulu zaman rehab. Mamahnya telepon Bunda, 'Bunda, Ivan nih nggak mau diurus.' Terus Bunda bilang, 'Udah, bawa ke Potlot.'

Akhirnya ibunya nganterin Ivan ke Potlot waktu zaman rehab. Itu yang paling teringat," kenangnya.

Bimbim menambahkan bahwa dirinya telah mengenal keluarga Ivanka sejak era 1990-an sebelum sang bassist resmi bergabung secara penuh.

"Dari Ivan di Potlot tahun '90-an sudah dekat. Bahkan sebelum itu, waktu Ivan masih SMA, aku sudah sering nongkrong di Tebet, di gang depan rumahnya Ivan. Jadi tetangga-tetangganya juga kenal," katanya.

Dukungan penuh yang diberikan almarhumah terbukti dari koleksi dokumentasi Slank yang tersimpan rapi di dalam kamarnya.

"Banyak orang tua yang kadang ragu sama masa depan seniman. Ibunya enggak. Dari awal Ivan main band sudah full support.

Aku malah kaget pas kemarin lihat di kamarnya, foto Slank banyak banget disimpan sama ibunya. Ya mungkin Slank sampai hari ini karena salah satunya doa ibu-ibu kita," ungkapnya.

Gitaris Slank, Ridho, turut mengenang almarhumah sebagai sosok ibu yang dekat dan sering berinteraksi hangat dengan para anggota band.

"Kalau aku sih, biasanya kalau ngumpul keluarga selalu ngobrol santai. Mama Ivan itu dekat sih, kita juga merasa kayak ibu sendiri. Cara ngobrolnya juga kayak ngobrol sama anak-anaknya," ujar Ridho.

Momen duka ini membuat para personel menyadari kondisi seluruh anggota Slank yang kini telah ditinggalkan oleh ibu mereka masing-masing.

Bimbim berucap, "Lengkap sekarang Slank anak piatu semua ya?"

Ridho membenarkan pernyataan tersebut saat mendampingi Ivanka di area pemakaman.

"Piatu semua nih," katanya singkat.

Para personel terus menyampaikan rasa simpati dan doa terbaik untuk menguatkan Ivanka beserta keluarga yang ditinggalkan.

"Kita turut berduka buat Ivan," kata Bimbim.

Ridho berharap Ivanka diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

"Diberi kekuatan, diberi penghiburan ya," sambung Ridho.

Prosesi penghormatan terakhir tersebut diakhiri dengan doa bersama dari para personel Slank untuk almarhumah.

"Doa surga buat beliau," tutup Bimbim.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Ivanka Slank kabar duka Slank
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author