Persis Solo Tunjuk Tiga Asisten Baru demi Target Promosi Liga 1

Share

Ambisi besar diusung oleh Persis Solo untuk segera kembali merumput di kasta tertinggi sepak bola nasional. Demi merealisasikan target promosi dari kompetisi strata kedua, manajemen Laskar Sambernyawa secara resmi mengumumkan susunan baru staf pelatih yang akan mendampingi juru taktik utama, Ricky Nelson, untuk mengarungi musim 2026/2027. Dilansir dari Bola, langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan klub dalam membangun skuad yang kompetitif demi mengembalikan kejayaan tim.

Tiga figur berpengalaman telah ditunjuk untuk mengisi pos strategis di pinggir lapangan. Nurcholis Majid dan Febi Aji dipercaya memegang peran sebagai asisten pelatih guna meramu taktik bersama pelatih kepala. Sementara itu, sektor penjaga gawang diserahkan kepada sosok legendaris yang juga mantan palang pintu terakhir Timnas Indonesia, Hendro Kartiko.

Kehadiran Nurcholis Majid bukan tanpa alasan pasti. Juru racik strategi pemegang lisensi AFC A ini membawa rekam jejak gemilang setelah sukses mengantarkan Dejan FC menembus Pegadaian Championship 2025/2026, sekaligus merengkuh penghargaan pelatih terbaik. Bagi Nurcholis, kembali ke Kota Solo menyisakan ikatan emosional tersendiri lantaran ia pernah berseragam Persis pada rentang waktu 2007 hingga 2009 silam.

"Ini menjadi tantangan buat saya. Dan saya sangat senang dan antusias sekali, mudah-mudahan dengan saya di sini bisa membantu Persis Solo ke depan," ujar Nurcholis.

"Tentu pasti kami punya target, kami sepakat staff kepelatihan dikomandoi oleh coach Ricky Nelson. Kami akan berusaha untuk bagaimana mengembalikan lagi kejayaan Persis. Mudah-mudahan hanya satu musim di Liga 2 dan tahun depan kami bisa promosi di Liga 1," harapnya.

Di sisi lain, Febi Aji melengkapi tim kepelatihan dengan latar belakang kepiawaiannya sebagai analis sekaligus asisten pelatih saat berkarier di FC Bekasi. Kompetensinya dalam mengembangkan talenta muda juga telah teruji secara nyata saat menangani tim kelompok umur seperti Borneo FC U-20 serta Persik U-16.

"Kami jajaran kepelatihan akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hal itu. Saya harap untuk suporter yang juga menjadi kekuatan tim kita, terus support kami agar bisa mencapai target itu," pintanya.

Sentuhan Tangan Dingin Hendro Kartiko

Untuk mengawal pertahanan dari bawah mistar, pengalaman Hendro Kartiko dipastikan menjadi aset yang sangat berharga. Pria berusia 53 tahun tersebut memiliki portofolio panjang di kancah sepak bola nasional. Sebelum merapat ke Laskar Sambernyawa, ia pernah memoles kiper-kiper andalan di sejumlah klub raksasa seperti Persija Jakarta, PSM Makassar, Bhayangkara FC, Madura United, hingga PSMS Medan, dan turut dipercaya sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia U-23 pada tahun 2019.

Tak sekadar piawai meracik keandalan kiper, rekam jejak Hendro kala masih aktif bermain juga terbilang mentereng. Ia memiliki sejarah karier panjang dalam membela klub-klub papan atas Tanah Air macam Mitra Kukar, Sriwijaya FC, Arema, Persebaya, hingga Persija.

"Saya merasa bangga karena Persis juga klub legendaris di Indonesia. Yang pasti bukan saya saja, semua pelatih, pemain, manajemen, dan suporter juga ingin mengembalikan Persis ke Liga 1," tegas Hendro.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author