Persija menutup Piala Presiden 2026 dengan laga kontra Arema
Persija Jakarta akan menghadapi Arema FC pada laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, setelah tersingkir dari perebutan final. Pertandingan ini menjadi penutup turnamen pramusim Persija dengan target meraih hasil positif dan evaluasi jelang Super League 2026/2027.
Persija kalah 1-2 dari Persib Bandung di semifinal, sehingga Persib melaju ke final dan Persija beralih ke pertandingan peringkat ketiga. Laga melawan Arema FC diposisikan sebagai tolok ukur perkembangan tim serta evaluasi terakhir sebelum kompetisi resmi dimulai.
Figo Dennis menilai pertandingan tersebut tetap penting meski Persija gagal mencapai partai puncak.
"Pertandingan besok adalah pertandingan terakhir kita, tentunya ini pertandingan yang penting juga untuk kita untuk melihat bagaimana perkembangan kita di setiap pertandingan, jadi sekarang kita fokus menjalankan perintah pelatih dan pastinya bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik untuk kita semua," ujar Figo Dennis.
Dalam penilaiannya, Persija menunjukkan perkembangan selama empat pertandingan di Piala Presiden, terutama pada organisasi permainan menyerang yang dinilai mulai berjalan sesuai konsep pelatih.
"Setelah empat pertandingan di Piala Presiden, yang paling berkembang menurut saya adalah permainan offensive yang cukup terstruktur dan tentunya permainan yang diminta oleh pelatih, sebagian besar sudah bisa dijalankan dengan baik oleh semua pemain walaupun belum bisa dikatakan sempurna. Namun kita berkembang secara overall ke arah yang baik, dan itu yang terpenting," kata Figo Dennis.
Figo juga menyebut turnamen pramusim menjadi momentum untuk mengevaluasi kemampuan individu dan bersyukur mendapat kesempatan tampil.
"Sejauh ini masih banyak hal yang harus lebih diperhatikan atau ditingkatkan lagi secara individu dan saya sangat bersyukur dengan kesempatan yang saya dapatkan sekarang. Saya bisa lebih paham apa yang harus ditingkatkan untuk ke depannya dan pastinya akan selalu berusaha berkembang menjadi lebih baik. Karena balik lagi, semua ini adalah bagian dari proses saya," ungkap Figo Dennis.
Laga kontra Arema FC dipandang sebagai kesempatan Persija menegaskan progres sebelum memasuki Super League 2026/2027, dengan fokus pada hasil untuk meningkatkan kepercayaan diri skuad menghadapi musim yang segera bergulir.