Persija Jakarta Pantau Pratama Arhan Usai Lepas dari Bangkok United
Bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, resmi berstatus tanpa klub setelah menyudahi kerja sama dengan Bangkok United pada Senin (22/6/2026). Situasi bebas transfer pemain berusia 24 tahun ini langsung memicu rumor ketertarikan dari klub Liga 1, Persija Jakarta.
Klub kasta tertinggi Liga Thailand tersebut memilih tidak memperpanjang kontrak Arhan menjelang musim kompetisi baru. Berdasarkan data CNN Indonesia dan Kompas.com, Arhan awalnya bergabung pada paruh kedua musim 2024/2025 dari Suwon FC, namun sempat absen lama akibat cedera parah pada Februari 2026.
Selama satu setengah musim di Thailand, pemain kelahiran Blora tersebut mengemas 30 penampilan di semua kompetisi. Catatan laganya meliputi 20 pertandingan Liga Thailand, empat laga AFC Champions League Two, dua laga ASEAN Club Championship, serta masing-masing dua pertandingan di Piala FA dan Piala Liga Thailand.
"Bangkok United mengumumkan pemutusan kontrak Pratama Arhan setelah kontraknya dengan klub berakhir," tulis Bangkok United di Instagram klub.
Pihak manajemen tim berjuluk The Angels tersebut juga menyampaikan apresiasi atas kinerja mantan penggawa PSIS Semarang dan Tokyo Verdy itu selama berbaju Bangkok United.
"Bangkok United mengucapkan terima kasih kepada Pratama Arhan atas dedikasi dan profesionalismenya selama berada di klub." tulis pernyataan resmi klub.
Manajemen klub ibu kota Thailand tersebut kemudian menutup pengumuman dengan memberikan doa terbaik untuk kelanjutan karier sang pemain bertahan.
"Kami mendoakan kesuksesan dan keberuntungan untuk kariernya di masa depan," tulis pernyataan resmi klub, Senin (22/6/2026).
Setelah resmi berpisah, spekulasi pelabuhan baru Arhan mulai ramai di lantai bursa transfer, di mana Persija Jakarta dan Garudayaksa FC dilaporkan mulai memantau situasinya. Rumor ke Persija mencuat karena keberadaan pelatih Shin Tae-yong yang kini menangani tim Macan Kemayoran.
"Ya, pasti ada niat untuk saya membawa pemain-pemain Timnas Indonesia sebelumnya yang bersama saya juga," kata Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Meski berminat mendatangkan mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menegaskan proses transfer harus tetap menyesuaikan dengan kondisi kontrak sang pemain.
"Tetapi kan kita harus lihat situasi masing-masing pemain seperti apa, contoh seperti kontrak mungkin sudah terikat bersama tim-tim sekarang dan lain-lain juga," jelas Shin Tae-yong.