Persija menghadapi Arema di perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026
Persija Jakarta menghadapi Arema FC dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Kedua tim mengalihkan fokus setelah gagal ke final, dengan kickoff pada 6 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB.
Persija tersingkir setelah kalah 1-2 dari Persib Bandung pada semifinal, sementara Arema takluk 0-1 oleh Persebaya Surabaya dalam derbi Jawa Timur.
Dalam fase grup, Persija mencatat kekalahan 0-1 dari Persebaya, imbang 2-2 melawan Port FC, lalu menang 4-1 atas PSMS Medan untuk mencapai semifinal. Arema memulai turnamen dengan kalah 0-1 dari Persib, kemudian meraih kemenangan 2-1 atas Tampines Rovers dan 2-0 atas DPMM FC.
Pelatih Arema, Marcos Santos, menegaskan target timnya pada laga ini.
"Target kami di laga berikutnya tentu saja meraih kemenangan. Kami harus menghormati jersey Arema dan para pendukung," kata Marcos usai kekalahan melawan rival satu wilayah Persebaya.
Kemenangan dianggap wajib oleh Arema agar tetap bisa mengakhiri turnamen dengan status juara ketiga, meski mereka sebelumnya juga gugur dari perebutan gelar.
Di kubu Persija, Shin Tae-yong menyebut performa belum berada pada kondisi terbaik dan berencana melakukan rotasi karena jeda pemulihan singkat.
"Mengenai hal yang harus dibenahi, saat ini kondisi skuad utama dan kondisi fisik terbaik kami baru sekitar 30 sampai 40 persen saja," kata Shin Tae-yong.
Persija dan Arema sama-sama memiliki waktu satu hari untuk memulihkan kondisi pemain setelah laga semifinal, sehingga penyesuaian komposisi menjadi bagian dari persiapan.
Marcos juga menyoroti keterbatasan waktu pemulihan timnya menjelang pertandingan.
"Kami hanya memiliki waktu satu hari untuk pemulihan fisik sebelum bertanding kembali. Kami akan melakukan segalanya untuk mengamankan posisi ketiga," ucap Marcos, mengutip laman resmi Arema.
Arema dipastikan tanpa Gustavo Henrique karena cedera otot paha depan kiri setelah mencetak gol kedua ke gawang DPMM FC. Sepanjang turnamen, ia mengumpulkan empat gol dari tiga penampilan.
Head-to-head sebelum duel ini tercatat 32 pertemuan: Arema menang 13 kali, Persija menang sembilan kali, dan 10 laga berakhir imbang. Dari lima pertemuan terakhir, Persija meraih tiga kemenangan dan Arema dua kemenangan.
Pertemuan terakhir yang disebut meliputi 8 Februari 2026 dengan skor 0-2 untuk Arema, serta laga-laga sebelumnya pada 8 November 2025, 26 Juli 2025, 9 Maret 2025, dan 26 Oktober 2024 yang semuanya memperlihatkan persaingan ketat kedua tim.