Persija dan Arema Perombakan Skuad Perebutan Tempat Ketiga
Kebijakan rotasi besar-besaran diterapkan Persija Jakarta dan Arema FC pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 15.30 WIB. Langkah perombakan susunan pemain ini diambil kedua tim setelah sama-sama menelan kekalahan tipis pada laga semifinal.
Persija sebelumnya kalah 1-2 dari Persib Bandung, sementara Arema FC takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya. Dalam susunan pemain terbaru, Macan Kemayoran memasang Hafizh Rizkianur di posisi kiper dengan lini belakang yang dipimpin kapten Rio Fahmi, Dia Syayid, Denis Kolinger, dan Fajar Faturrahman. Sektor tengah diisi Agi Firmansyah, Fabio Calonego, dan Figo Dennis, sedangkan barisan depan dipercayakan kepada Witan Sulaeman, Arlyansyah, serta Eksel Runtukahu.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengungkapkan bahwa kondisi kebugaran jajaran pemain utamanya belum mencapai tingkat optimal menjelang mulainya kompetisi resmi.
"Mengenai hal yang harus dibenahi, saat ini kondisi skuad utama dan kondisi fisik terbaik kami baru sekitar 30 sampai 40 persen saja," ujar Shin Tae-yong, Pelatih Persija.
Proses adaptasi taktik juga menjadi tantangan tersendiri bagi internal tim Persija Jakarta. Hal tersebut disampaikan bek Persija, Pratama Arhan, yang memulai laga perebutan tempat ketiga ini dari bangku cadangan.
"Karena menurut saya kami baru kumpul tidak terlalu lama. Banyak pemain baru juga, pemain asing juga kan belum tahu taktik Coach Shin seperti apa. Jadi, menurut saya memang butuh waktu saja untuk menyesuaikan taktik Coach Shin," kata Pratama Arhan, Pemain Belakang Persija.
Di sisi lain, Singo Edan menurunkan Syahrul di bawah mistar gawang dengan dukungan benteng pertahanan Julian G., B. Setiawan, Pranata, dan Leo Guntara. Lini tengah Arema FC dihuni M.
Blade, Robi Darwis, dan Arkhan Fikri, sementara M. Vinicius, S. Tuharea, serta Gustavo França menempati lini serang.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan komitmen timnya untuk mengembalikan kejayaan klub melalui turnamen pramusim ini.
"Arema telah mengambil langkah besar untuk kembali menjadi tim besar yang bertarung memperebutkan hal-hal besar di musim ini," ujar Marcos Santos, Pelatih Arema FC.
Manajemen kondisi fisik serta fokus bertanding menjadi kunci utama bagi Arema FC di tengah ketatnya jadwal laga di Bali.
"Target kami di laga berikutnya tentu saja meraih kemenangan. Kami harus menghormati jersey Arema dan para pendukung. Kami hanya memiliki waktu satu hari untuk pemulihan fisik sebelum bertanding kembali. Kami akan melakukan segalanya untuk mengamankan posisi ketiga," kata Marcos Santos, Pelatih Arema FC.