Persib Rekrut Notsuda dan Oratmangoen 4 Juli, Sisipkan Kode Transfer

Share

Manajemen Persib Bandung resmi merekrut gelandang Gakuto Notsuda dan penyerang Ragnar Oratmangoen pada Sabtu, 4 Juli 2026. Di balik peresmian kedua pemain tersebut, terselip petunjuk yang mengarah pada incaran transfer selanjutnya, yakni Ole Romeny dan Mariano Peralta.

Notsuda menandatangani kontrak satu musim, sementara Oratmangoen diikat selama tiga tahun. Notsuda sebelumnya merumput bersama BG Pathum United di Thailand, sedangkan Oratmangoen membela Dender di Belgia.

Manajer Persib Umuh Muchtar meminta para pendukung untuk tetap rendah hati menyikapi kedatangan amunisi anyar yang memiliki kualitas mumpuni tersebut.

"Kalau terkejut-terkejut juga kita jangan jumawa dulu, ya. Karena kita belum bisa membuktikan," ujar Umuh.

Umuh memprediksi kekuatan asli skuad asuhan Igor Tolic ini baru bisa dievaluasi secara menyeluruh saat mereka turun di turnamen pramusim.

"Nanti kelihatan apakah kita calon juara atau tidak, nanti kelihatan," kata Umuh.

Mengingat tim bahkan belum menggelar sesi latihan perdana, manajemen berharap Bobotoh bisa bersabar menantikan performa tim di lapangan.

"Setelah kita latihan, terus nanti ada uji coba di Piala Presiden ya, di situlah ya kita akan dilihat ya," pungkas Umuh.

Di luar pengumuman resmi, video perkenalan Oratmangoen menarik perhatian karena menonjolkan inisial O dan R pada takarirnya. Detail linguistik ini diduga merujuk pada penyerang asal Belanda, Ole Romeny, yang tengah dirumorkan mendekat ke Bandung.

Selain inisial, muncul sketsa pemain menggiring bola dengan perpaduan warna biru muda dan putih khas bendera Argentina. Ilustrasi tersebut menguatkan kabar kedatangan penyerang Mariano Peralta yang santer diperbincangkan.

Jurnalis transfer asal Italia, Lorenzo Lepore, mengonfirmasi pergerakan manajemen Maung Bandung untuk mengamankan tanda tangan Peralta di bursa transfer kali ini.

"Persib Bandung telah mencapai kesepakatan verbal dengan Mariano Peralta dan saat ini unggul atas Johor Darul Ta'zim dan Lion City Sailors," tulis Lorenzo.

Meski posisi tim asal Jawa Barat itu tengah memimpin perburuan, tahapan administrasi perpindahan sang pemain masih membutuhkan penyelesaian akhir.

"Klub asal Indonesia itu sudah dekat untuk menuntaskan kesepakatan, meski kontrak belum resmi ditandatangani," lanjut Lorenzo.

Ancaman terbesar bagi kelancaran transfer ini justru datang dari raksasa Liga Malaysia yang berpotensi membajak kesepakatan lewat kekuatan finansial.

"Johor masih bisa masuk dalam persaingan dalam beberapa hari atau minggu ke depan dengan tawaran finansial yang lebih kuat," kata Lorenzo.

Kendati demikian, tim pesaing dari negeri jiran tersebut menghadapi kendala regulasi kuota yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum mengajukan penawaran.

"Namun, klub Malaysia itu harus terlebih dahulu melepas salah satu pemain asingnya sebelum dapat melancarkan upaya serius untuk mendapatkan pemain asal Argentina tersebut," ucap Lorenzo.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author