Persib Bandung Jamu Persijap Jepara Demi Segel Gelar Juara

Share

Persib Bandung dijadwalkan menjamu Persijap Jepara pada laga pamungkas pekan ke-34 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026 sore. Pertandingan ini menjadi penentu krusial bagi Maung Bandung untuk mempertahankan gelar juara demi mengantisipasi kejaran Borneo FC di klasemen.

Klub asal Jawa Barat tersebut saat ini mengoleksi 78 poin dari 33 pertandingan, unggul dua poin atas Borneo FC yang menempati peringkat kedua dengan 76 poin. Berdasarkan laporan BolaSport.com, Persib memegang keunggulan head-to-head atas Borneo FC lewat hasil kemenangan 3-1 dan imbang 1-1 pada musim ini.

Skuat asuhan Bojan Hodak hanya membutuhkan tambahan satu poin saat melawan Persijap untuk mengunci trofi juara secara mandiri. Sebaliknya, jika Maung Bandung menelan kekalahan dan Borneo FC memetik kemenangan pada laga terakhirnya, maka gelar juara dipastikan berpindah tangan ke Samarinda.

Menjelang laga penentu ini, catatan CNN Indonesia menunjukkan performa lini belakang Persib mengalami penurunan tren sejak pertengahan April setelah sebelumnya tampil solid tanpa kebobolan. Gawang Teja Paku Alam mulai kerap kebobolan lebih dulu dalam beberapa laga terakhir sebelum tim akhirnya bangkit mengejar poin.

Tren negatif tersebut terlihat saat Persib ditahan imbang Dewa United 2-2 pada 20 April setelah tertinggal dua gol terlebih dahulu. Situasi serupa berulang ketika mereka sempat tertinggal dari Bhayangkara FC dan Persija Jakarta, hingga akhirnya sukses membalikkan kedudukan menjadi kemenangan.

Pada laga teranyar melawan PSM Makassar, gol detik-detik akhir dari Julio Cesar menjadi pembeda hasil pertandingan. Catatan kebiasaan tertinggal lalu membalas ini juga sempat dialami Maung Bandung pada putaran pertama saat berhadapan dengan PSIM Yogyakarta, Arema FC, dan Borneo FC.

Selain fokus di atas lapangan, manajemen Persib Bandung menyampaikan imbauan penting kepada para suporter terkait ketertiban stadion. Pelatih kepala Bojan Hodak memberikan perhatian khusus agar insiden kericuhan pada perayaan gelar juara kompetisi musim lalu tidak terulang kembali.

"Mengingat kejadian musim lalu, saya tentunya berharap kepada suporter, seandainya kami bisa memenangi pertandingan, jangan sampai turun ke lapangan dan akhirnya situasinya jadi ricuh." kata Bojan Hodak kepada awak media.

Arsitek tim asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa aksi masuk ke dalam area lapangan sangat merugikan pihak klub. Manajemen berharap Bobotoh dapat memetik pelajaran dari peristiwa masa lalu demi menghindari sanksi dari otoritas liga.

"Kejadian musim lalu harus menjadi pembelajaran buat kita, jangan sampai hal itu terjadi lagi karena sanksinya pasti ada," pungkas Bojan Hodak.

Pemain bertahan Persib, Federico Barba, turut menyampaikan pesan senada kepada suporter yang akan memadati stadion. Dirinya meminta dukungan disalurkan secara positif tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

"Kami tahu bahwa suporter adalah energi tambahan buat tim. Tetapi, kalau kami bisa meraih gelar juara, tolong nikmati pertandingan serta nikmati perayaan tanpa merusak dan merugikan tim," ucap Federico Barba menambahkan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author