Persib Bandung Incar Kemenangan Kontra Persijap Jepara demi Segel Gelar Juara

Share

Persib Bandung membidik kemenangan penuh saat menjamu Persijap Jepara dalam laga pekan terakhir Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026, demi mengunci gelar juara tanpa bermain aman.

Klub berjuluk Pangeran Biru tersebut saat ini memimpin klasemen sementara dengan raihan 78 poin dari 33 pertandingan setelah mengalahkan PSM Makassar 2-1 pada 17 Mei 2026. Persib unggul dua poin dari Borneo FC yang tertahan imbang tanpa gol oleh Persijap.

Kondisi ini membuat skuad asuhan Bojan Hodak hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan trofi juara ketiga secara beruntun. Meski demikian, manajemen dan pemain menegaskan tidak akan mengincar hasil minimal dalam laga pamungkas mendatang.

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengingatkan seluruh elemen tim untuk tidak merayakan keberhasilan secara berlebihan karena kompetisi belum benar-benar berakhir.

"Maka saya juga bilang sama para pemain, semua punya jangan dulu euforia karena kita belum selesai. Walaupun ini udah 90 persen atau 99 persen," kata Umuh di Bandung pada Selasa, 19 Mei 2026, melansir Antara yang dikutip metrotvnews.com.

Umuh menambahkan bahwa dirinya mengharapkan penampilan maksimal dari anak-asuhnya demi memberikan hiburan berkualitas bagi para pendukung yang hadir langsung di stadion.

"Kalau imbang, sudah tidak ada masalah. Tapi, saya tidak mengharapkan juga imbang. Tetap harus dilibas dan tetap anak-anak memberikan permainan yang luar biasa dan enak ditonton sama Bobotoh," jelas Umuh.

Sikap senada ditunjukkan oleh gelandang Persib Adam Alis yang memastikan seluruh pemain tetap berkonsentrasi penuh untuk mencatatkan sejarah baru bagi klub di markas sendiri.

"Yang pasti kami tetap rendah hati karena semua belum selesai. Kami fokus. Walaupun memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin bikin sejarah di kota sendiri," kata Adam.

Di sisi lain, asisten pelatih Igor Tolic mengungkapkan bahwa atmosfer internal tim sedang sangat positif setelah kemenangan emosional di markas PSM Makassar pekan lalu.

Kemenangan dramatis lewat gol menit akhir Julio Cesar tersebut dipersembahkan untuk pelatih kepala Bojan Hodak yang terpaksa absen karena harus menghadiri pemakaman ibundanya di Kroasia.

"Saya tahu pelatih (Bojan Hodak) bersama kami, menonton, dan dia ada di dalam hati serta pikiran kami. Saya pikir ini menunjukkan semangat yang sebenarnya dari tim ini," kata Tolic seperti dilansir bola.kompas.com.

Tolic juga berharap konsistensi permainan ini dapat dijaga sampai kompetisi resmi berakhir.

"Saya berharap kami bisa mempertahankan hal ini di pertandingan berikutnya karena ini belum selesai," ujar Tolic.

Tolic menegaskan kembali pentingnya fokus penuh hingga peluit panjang akhir musim dibunyikan.

"Saya katakan ini tidak akan selesai sampai akhir. Saya harap kami bisa meraih hasil baik di laga berikutnya dan memenangkan liga," ungkap Tolic.

Sementara itu, kekuatan Persib dipastikan berkurang setelah kapten Marc Klok harus absen akibat akumulasi tujuh kartu kuning, meskipun lini tengah kembali diperkuat Luciano Guaycochea dan Federico Barba.

Sebelum dipastikan absen, Marc Klok menyatakan bahwa kepastian gelar juara sepenuhnya berada di tangan para pemain Persib sendiri tanpa perlu memikirkan hasil tim pesaing.

"Saya pikir, seperti yang kita semua tahu, kami sedang berjuang bersama Borneo untuk menjuarai musim ini. Kami semua tahu peluang itu ada di tangan kami sendiri," ucap Klok.

Klok menegaskan motivasi tinggi yang diusung oleh skuad Pangeran Biru menjelang laga penentu akhir pekan nanti.

"Jika kami menang dua kali, kami tahu akan juara. Semangat inilah yang kami terus bicarakan sebelum pertandingan. Ini peluang kami, kami harus mengambilnya," tutur Klok.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author