Persiapan Wisatawan Sambut Piala Dunia 2030 di Tiga Negara
Ajang Piala Dunia FIFA 2026 resmi berakhir setelah satu bulan menyajikan rangkaian laga seru. Turnamen sepak bola empat tahunan tersebut kini bersiap menyongsong edisi berikutnya pada 2030. Edisi 2030 dirancang dengan konsep unik untuk memperingati seratus tahun penyelenggaraan Piala Dunia.
Seperti dilansir dari Detik Travel, FIFA menunjuk Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama. Uruguay, Argentina, serta Paraguay juga dijadwalkan menggelar masing-masing satu pertandingan pembuka. Tiga negara Amerika Selatan itu dipilah khusus demi memeringati seabad sejarah turnamen.
Sejumlah stadion megah disiapkan di Tiga Negara penyelenggara utama. Spanyol mengandalkan Santiago Bernabéu, Camp Nou, Metropolitano, dan La Cartuja. Portugal mengajukan Estádio da Luz, José Alvalade, serta Estádio do Dragão.
Maroko mengusulkan Grand Stade Hassan II, Prince Moulay Abdellah Stadium, Stade de Marrakech, hingga Agadir Stadium. Kepastian akhir venue tersebut masih menunggu penetapan resmi dari pihak FIFA. Penerbangan dari Indonesia menuju lokasi gelaran membutuhkan durasi panjang. Rute udara ke Madrid atau Lisbon memakan waktu sekitar 18 hingga 21 jam dengan satu kali transit.
Perjalanan menuju Casablanca di Maroko menghabiskan waktu berkisar 18 sampai 24 jam. Waktu tempuh ini sangat dipengaruhi oleh pilihan maskapai dan titik transit yang digunakan. Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi dari Jakarta menuju tiga negara tersebut berada di kisaran Rp 12-18 juta pada periode normal. Harga tiket ini berpotensi melonjak saat gelaran berlangsung.
Tarif penginapan bintang tiga di kota-kota calon tuan rumah saat ini berada pada rentang Rp 1,2-2,5 juta per malam. Sementara untuk hotel bintang empat berada di kisaran Rp 2,5-5 juta. Biaya akomodasi tersebut diperkirakan akan naik berlipat ganda sewaktu turnamen digelar. Lonjakan harga diprediksi memuncak pada kawasan di sekitar stadion.
Ragam Destinasi Populer Tuan Rumah
Para pengunjung dapat memanfaatkan momen kejuaraan untuk mendatangi objek wisata terkenal. Spanyol menyuguhkan Istana Kerajaan dan Museum Prado di Madrid, Sagrada Família di Barcelona, serta kawasan sejarah Sevilla.
Portugal menyajikan suasana klasik Kota Lisbon, Menara Belém, perjalanan Tram 28, hingga kawasan tepi Sungai Douro di Porto. Maroko menawarkan pasar tradisional Marrakesh, Masjid Hassan II Casablanca, dan ibu kota Rabat.
Strategi Perencanaan Perjalanan
Perencanaan matang perlu disusun meski pelaksanaan gelaran masih beberapa tahun mendatang. Menabung lebih awal efektif membantu meringankan beban pembiayaan penerbangan, penginapan, dan tiket pertandingan.
Calon penonton disarankan selalu memantau kanal penjualan tiket resmi FIFA dan memesan penginapan jauh hari. Penyusunan rute lintas negara juga dapat memanfaatkan koneksi kereta cepat Spanyol-Portugal atau penerbangan regional menuju Maroko.