Persebaya Surabaya Menjamu PSIS Semarang dalam Laga Anniversary Ke-99

Share

Persebaya Surabaya menjajal kekuatan PSIS Semarang dalam pertandingan bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 15.30 WIB. Laga uji coba yang disiarkan langsung oleh Indosiar dan Vidio ini menjadi puncak perayaan ulang tahun ke-99 tim berjuluk Green Force tersebut sekaligus persiapan menjelang kompetisi Super League 2026-2027.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memadukan kemajuan sports science lewat teknologi VALD Performance dengan evaluasi langsung di lapangan untuk memantau kebugaran pemain. Manajemen Bajul Ijo tercatat telah mendatangkan 11 pemain baru, termasuk rekrutan asing seperti Alex Martins, Yuran Fernandes, Gledson Paixão, Diogo Ramalho, Miguel Pereira, Walber Motta, Yann Mabella, serta sejumlah pilar lokal guna mengejar target juara di usia seabad klub.

Gelandang serang Persebaya Francisco Rivera menyatakan bahwa pertandingan menghadapi PSIS merupakan kesempatan berharga bagi skuad baru dan pemain muda untuk beradaptasi dengan atmosfer suporter. Pemain terbaik Liga 1 2023-2024 yang baru kembali dari masa liburan di Meksiko ini optimistis komposisi tim saat ini jauh lebih kompetitif dibandingkan musim lalu.

"Pertandingan ini penting bagi semua pemain, terutama pemain baru dan pemain muda. Mereka akan merasakan langsung atmosfer luar biasa dari Bonek dan Bonita," kata Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Rivera menekankan bahwa seluruh anggota tim menyikapi laga persahabatan ini dengan keseriusan penuh untuk menguji hasil latihan intensif selama beberapa pekan terakhir.

"Kami sudah siap menghadapi pertandingan ini. Yang terpenting, kami bermain untuk Persebaya dan kami ingin meraih kemenangan," tandas Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Dia menambahkan bahwa kebersamaan antara manajemen, staf, pemain, dan suporter menjadi kunci utama untuk merealisasikan target besar klub di musim baru.

"Musim ini saya merasakan sesuatu berbeda. Saya berharap musim ini akan berbeda bagi semua orang. Kita berjuang untuk target sama; para pemain, staf, direktur, sponsor, dan seluruh suporter (Bonek)," ujar Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Menurutnya, proses ini menuntut kerja keras yang konsisten sejak masa pramusim demi menghindari kesalahan start seperti yang terjadi pada awal kompetisi musim lalu.

"Kita tahu ini akan sulit, ini proses panjang, tapi kita perlu berpikir pertandingan demi pertandingan. Hari ini musim dimulai, bukan saat laga pertama, tapi hari ini kita mulai bekerja keras," imbuh Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Pemain asal Meksiko tersebut mengapresiasi pergerakan transfer manajemen yang berhasil mendatangkan pemain-pemain berpengalaman baik di kancah domestik maupun Eropa.

"Kita membutuhkan Anda semua, seperti staf dan direktur yang bekerja keras mencari pemain agar saat tiba di sini, kami memulai dalam kondisi terbaik dan siap untuk berlatih," sambung Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Eks penggawa Madura United itu menilai evaluasi menyeluruh dari performa sebelumnya harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen tim.

"Ya, menurut pendapat saya, kita tidak memulai dengan sangat baik (musim lalu). Saya pikir sekarang semua orang, baik itu fans, direktur, pelatih, dan pemain, harus berjalan di jalur sama," kata Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Ia berharap fondasi pramusim yang kokoh dapat langsung berdampak positif pada hasil pertandingan pembuka kompetisi nanti.

"Jadi kita bekerja, perlu mengambil pelajaran ini untuk musim baru agar tidak melakukan kesalahan sama. Kita perlu memulai dengan baik di pramusim, setelah itu harus fokus pada pertandingan pertama. Itulah yang terpenting sekarang," ucap Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Rivera juga memuji kehadiran legiun baru yang datang dengan rekam jejak juara untuk mendongkrak performa tim secara keseluruhan.

"Manajemen dan direktur klub telah bekerja keras mendatangkan pemain-pemain berkualitas, baik yang memiliki pengalaman di Indonesia maupun di Eropa. Saya sangat senang dengan komposisi skuad yang kami miliki saat ini dan berharap mereka bisa memberikan kontribusi besar untuk tim musim ini," tutur Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Ia meyakini mentalitas juara dari para rekrutan anyar tersebut akan membantu memperkuat kedalaman skuad Green Force.

"Ada yang pernah meraih gelar juara di Indonesia maupun di kompetisi lain. Saya berharap pengalaman itu bisa mereka bawa ke dalam tim untuk membantu Persebaya menjadi lebih kuat," kata Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Integrasi antara pemain senior yang sarat pengalaman dan talenta muda lokal dipandang sebagai pilar utama kestabilan tim di masa depan.

"Kombinasi ini sangat penting untuk membangun tim yang kompetitif sepanjang musim," cetus Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Ia pun berkomitmen untuk membimbing para pemain muda agar bisa segera menyerap filosofi permainan dan kultur khas sepak bola Surabaya.

"Tugas kami sekarang adalah membantu mereka beradaptasi dengan sistem permainan, filosofi pelatih, dan kultur Persebaya agar mereka bisa segera menunjukkan kemampuan terbaiknya," sambung Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Menutup pernyataannya, Rivera mengajak suporter untuk terus mengawal proyek jangka panjang klub demi menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh pendukung.

"Kita perlu tetap bersatu; pemain, staf, direktur, sponsor, serta seluruh Bonek dan Bonita untuk percaya pada proyek ini. Harapan baru ini, saya yakin kita bisa berjuang, bisa melakukan yang terbaik untuk mencapai target," kata Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Ia percaya bahwa fokus dari satu laga ke laga berikutnya akan membawa klub menuju hasil akhir yang diinginkan.

"Kita harus berpikir dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Saya sangat yakin kita bisa mencapai target tersebut," pungkas Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Pemain asing tersebut juga menyadari besarnya ikatan emosional laga ini bagi para pendukung setia yang selalu mengiringi langkah klub.

"Kami tahu pertandingan ini sangat spesial bagi klub dan suporter. Karena itu kami ingin memberikan yang terbaik di lapangan. Semoga kami bisa menampilkan permainan yang bagus, meraih hasil positif, dan memberikan kebahagiaan bagi Bonek dan Bonita yang selalu mendukung kami," tutup Francisco Rivera, Pemain Persebaya Surabaya.

Di sisi lain, pelatih Bernardo Tavares menilai instrumen sports science seperti VALD Performance berfungsi membantu tim kepelatihan memperoleh data objektif mengenai kondisi fisik serta mitigasi cedera pemain, namun ukuran final tetap berada pada performa taktis di pertandingan sebenarnya.

"Ya, satu hal adalah latihan yang kami lakukan bersama para pemain, and hal lainnya adalah ketika menghadapi tim lawan," jelas Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.

Tavares berpendapat ada variabel krusial seperti komunikasi, disiplin taktik, transisi, dan pengambilan keputusan di bawah tekanan yang tidak bisa diukur semata-mata oleh angka teknologi.

"Bagi saya, latihan tetaplah latihan. Saya sangat menikmati proses menyusun dan menjalankan sesi latihan. Namun, ujian dan hasil akhirnya baru bisa kami lihat serta analisis melalui pertandingan," tegas Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.

Penyerang Persebaya Ricky Pratama menyatakan kesiapannya untuk melakoni laga uji coba perdana pramusim ini menghadapi Laskar Mahesa Jenar yang kini diarsiteki oleh Widodo Cahyono Putro.

"Saya dan seluruh pemain dalam kondisi siap menghadapi PSIS Semarang. Kami ingin menampilkan performa terbaik sesuai dengan apa yang sudah disiapkan saat latihan dan memberikan penampilan yang bisa dinikmati serta membanggakan bagi Bonek dan Bonita," tutur Ricky Pratama, Pemain Persebaya Surabaya di laman resmi klub.

Berdasarkan rekor pertemuan dari lima pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya mengantongi dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan atas PSIS Semarang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author