Persebaya Surabaya Jaga Konsistensi Menjelang Laga Pamungkas Kontra Persik Kediri

Share

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menginstruksikan skuadnya untuk segera mengalihkan fokus ke pertandingan pamungkas pekan ke-34 Super League 2025/2026 melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu, 23 Mei 2026. Langkah ini diambil guna menjaga posisi tim di peringkat keempat klasemen.

Sebelumnya, klub berjuluk Bajol Ijo tersebut berhasil mencatatkan kemenangan perdana di Padang setelah menumbangkan Semen Padang FC dengan skor telak 7-0 di Stadion H. Agus Salim pada Jumat sore, 15 Mei 2026. Pertandingan tersebut dihadiri oleh 1.516 penonton secara langsung.

Kendati meraih hasil maksimal, Bernardo Tavares menilai anak asuhnya sempat kehilangan kendali permainan pada akhir babak pertama. Pelatih asal Portugal itu menyoroti respons para pemainnya yang kurang sigap mengantisipasi serangan lawan ketika kehilangan penguasaan bola di lapangan.

"Kami mencetak dua gol, kami punya beberapa peluang bagus untuk mencetak lebih banyak di babak pertama. Tapi 10-15 menit terakhir babak pertama, saya tidak suka tim saya," ujar pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares seperti dilansir dari rri.co.id.

Tavares menambahkan bahwa tim lawan sempat mencetak gol yang dianulir karena offside akibat kelengahan tersebut. Dirinya pun meminta seluruh jajaran tim untuk tetap waspada dan tidak jemawa agar tidak mengalami kesulitan saat menghadapi pertandingan berikutnya di kandang sendiri.

"Reaksi kami saat kehilangan bola tidak bagus. Semen Padang menciptakan peluang, mencetak gol yang offside, and ada situasi lainnya," imbuh Bernardo Tavares.

Guna menghadapi laga penutup kompetisi, tim pelatih kini memprioritaskan agenda pemulihan kondisi fisik para pemain. Pembenahan ini dirasa krusial mengingat sejumlah penggawa Bajol Ijo dilaporkan belum berada dalam tingkat kebugaran yang sepenuhnya ideal setelah menempuh perjalanan jauh.

"Bagus karena kami mencetak banyak gol, tapi kami harus tetap rendah hati karena jika kami menunjukkan perilaku yang sama saat kehilangan bola di laga berikutnya melawan Persik Kediri, kami akan mendapat masalah di kandang," tutur Bernardo Tavares.

Tavares menegaskan pentingnya proses pemulihan agar seluruh elemen tim siap bertanding. Hal senada juga disampaikan kepada para pemain agar tidak larut dalam perayaan kemenangan yang berlebihan dari laga sebelumnya.

"Pemain harus fokus menatap laga lanjutan Super League daripada merayakan berlebihan hasil pertandingan sebelumnya," kata Bernardo Tavares seperti dikutip dari mediaindonesia.com.

Evaluasi menyeluruh terus dilakukan oleh tim kepelatihan menyangkut kesiapan fisik. Tavares menginginkan konsentrasi penuh dari anak asuhnya demi mengamankan poin penuh di pertandingan terakhir.

"Sekarang fokus kami recovery dan melihat kondisi pemain. Beberapa pemain belum 100% fit. Kami harus tetap rendah hati dan tidak terlena," tegas Bernardo Tavares.

Kemenangan telak atas Semen Padang FC turut diwarnai performa impresif gelandang serang Francisco Rivera yang menyumbang satu gol dan dua assist. Pemain asal Meksiko tersebut tercatat telah mengoleksi 13 gol dan sembilan assist hingga pekan ke-33 kompetisi musim ini.

"Saya selalu menjaga diri, baik saat latihan maupun pertandingan," kata Francisco Rivera seperti dilansir dari persebaya.id.

Catatan statistik tersebut sekaligus melampaui pencapaian pribadinya pada musim lalu yang membukukan delapan gol dan tujuh assist dari 29 laga. Rivera menyatakan keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan kedisplinan yang diterapkannya secara konsisten.

"Saya menikmati setiap momen di lapangan dan senang bisa membantu tim meraih tiga poin," ujar Francisco Rivera.

Meskipun menorehkan rekor individu baru, mantan pemain Madura United ini menegaskan bahwa kesuksesan kolektif tim tetap menjadi prioritas utama. Tambahan tiga poin di laga pamungkas sangat dibutuhkan Persebaya untuk mempertahankan posisi empat besar dari kejaran Malut United dan Dewa United.

"Yang paling penting tetap kemenangan Persebaya. Statistik tentu jadi tambahan motivasi buat saya untuk terus berkembang, tapi target utama kami adalah memenangkan pertandingan," tegas Francisco Rivera.

Para penggawa Bajol Ijo juga menunjukkan sikap tidak berlebihan dalam merayakan gol sebagai bentuk penghormatan kepada tim tuan rumah. Rivera mengakui bahwa mereka memahami situasi sulit yang tengah dihadapi oleh kubu lawan di kompetisi musim ini.

"Kami tahu Semen Padang sedang berada dalam situasi yang tidak mudah. Tapi kami tetap respek kepada mereka. Di sisi lain, Persebaya juga datang dengan fokus penuh untuk meraih tiga poin," pungkas Francisco Rivera.

Komitmen serupa ditunjukkan oleh jajaran pemain lainnya yang sepakat untuk melupakan hasil pertandingan di Padang. Gelandang muda Toni Firmansyah menyatakan bahwa seluruh anggota tim siap bekerja lebih keras demi mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

"Kami harus tetap rendah hati dan bekerja keras lagi untuk pertandingan selanjutnya, terutama saat bermain di kandang nanti melawan Persik Kediri," ujar pemain Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author