Mantan Striker Ingatkan Bahaya Gaji Vinicius Jr di Arsenal
Rencana Arsenal memboyong penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, dinilai berpotensi merusak struktur gaji klub. Peringatan tersebut disampaikan oleh mantan penyerang Premier League, Charlie Austin, terkait potensi dampak finansial pada skuad asuhan Mikel Arteta.
Klub asal London Utara tersebut dilaporkan siap menawarkan gaji pokok melebihi 400.000 poundsterling per minggu untuk menggaet bintang asal Brasil itu. Angka tersebut belum termasuk bonus dan hak gambar yang akan meningkatkan pendapatan sang pemain secara signifikan.
Austin menilai ketimpangan penghasilan yang sangat drastis berisiko mengganggu stabilitas internal tim yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
"Saya benar-benar berpikir itu bisa menghancurkan struktur di Arsenal," kata Charlie Austin, mantan penyerang Premier League.
Ia menambahkan bahwa skema finansial tersebut sangat bertolak belakang dengan prinsip pengelolaan klub selama beberapa musim terakhir. Lonjakan beban gaji ini dinilai terlalu ekstrem jika dibandingkan dengan pendapatan para pemain bintang yang ada di dalam tim saat ini.
"Saya tidak berpikir itu akan menjadi tampilan, atau cara Arsenal selama empat, lima, enam tahun terakhir. Kita semua mengkritik [Arsenal di masa lalu], tetapi lihat bagaimana mereka berhasil membangun diri mereka hingga posisi ini, dan kemudian membawa pemain seperti itu… strukturnya akan hancur begitu saja. Dia akan menghasilkan hampir dua setengah kali lebih banyak daripada [Declan] Rice!" ujar Charlie Austin, mantan penyerang Premier League.
Mantan pemain tersebut juga menyoroti potensi reaksi negatif dari para pilar utama tim seperti Declan Rice dan Bukayo Saka. Jurang pemisah gaji yang besar dinilai berpotensi memicu ketegangan di dalam ruang ganti pemain.
"Para pemain tahu dia tidak datang dengan harga murah, dan ini adalah salah satu situasi di mana Anda berpikir 'itu Vinicius Junior, ya', atau Anda akan berpikir 'saya tidak yakin, saya ingin bagian dari kue ini, saya ingin berada di kereta uang ini'," ujar Charlie Austin, mantan penyerang Premier League.
Meskipun kedatangan pemain berstatus bintang dunia akan menakuti para pesaing di Premier League, Austin menegaskan bahwa langkah transfer ini justru menyimpan risiko besar bagi internal klub.
"Begitulah cara berpikir pesepak bola, terlepas dari bagaimana fans mengharapkan mereka. Jika dia bergabung dengan Arsenal, itu benar-benar akan menakuti sebagian besar klub Premier League. Namun saya pikir itu bisa membawa lebih banyak bahaya daripada kebaikan untuk klub sepak bola Arsenal, saya sungguh berpikir demikian," kata Charlie Austin, mantan penyerang Premier League.
Kepastian transfer ini masih bergantung pada negosiasi antara Vinicius Junior dengan manajemen Real Madrid di Spanyol. Arsenal terus memantau situasi dan siap menyodorkan rekor penawaran finansial jika pembahasan perpanjangan kontrak sang pemain di Madrid tidak mencapai kesepakatan.