Performa Anthony Gordon di Piala Dunia Picu Keraguan Barcelona
Transfer penyerang sayap Anthony Gordon senilai 80 juta euro ke Barcelona mendapat sorotan tajam setelah sang pemain tampil mengecewakan bersama tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026 hingga Juli 2026. Pemain tersebut bahkan kehilangan posisi starter setelah digantikan oleh Marcus Rashford dalam laga babak grup melawan Panama.
Dilansir dari barcablaugranes.com dan worldofsports.io, nilai transfer yang tinggi ini memicu perdebatan di kalangan pendukung Barcelona karena Gordon belum memiliki pengalaman di La Liga. Performa buruknya di turnamen besar menunjukkan minimnya kontribusi serangan, keterbatasan dalam ruang sempit, serta keraguan saat mengalirkan bola dari sisi kiri.
Sebelumnya, dalam pertandingan melawan Ghana yang berakhir imbang 0-0, penampilan Gordon dinilai tidak mampu menembus pertahanan rendah lawan. Thomas Tuchel selaku manajer Inggris kemudian memilih untuk membangkucadangkan Gordon dan memasukkan Rashford yang terbukti memberikan dampak lebih hidup di lini depan.
Meskipun demikian, Barcelona mendatangkan Gordon dari Newcastle United karena etos kerjanya yang tinggi saat bertahan dan kemampuannya dalam melakukan tekanan tanpa bola. Selama membela Newcastle di bawah asuhan Eddie Howe, Gordon berkontribusi membawa tim memenangkan Carabao Cup serta meraih dua kali tiket kualifikasi Liga Champions.
Manajemen Barcelona awalnya memplot Gordon di posisi sayap kiri guna memberikan waktu istirahat bagi Raphinha yang kerap didera cedera sepanjang musim 2025/2026. Selain itu, investasi besar ini menjadi bagian dari tren klub-klub elite Eropa untuk memperdalam skuad di tengah jadwal kompetisi sepak bola modern yang semakin padat.