Pep Guardiola Beri Sinyal Bertahan di Manchester City
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan indikasi kuat mengenai masa depannya untuk tetap bertahan di Stadion Etihad hingga kontraknya berakhir tahun depan. Penegasan tersebut disampaikan menjelang laga final Piala FA melawan Chelsea di Stadion Wembley, sebagaimana dilansir dari Bola.
Kepastian tersebut menepis spekulasi yang berkembang bahwa pelatih asal Spanyol itu akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini. Masa depan Guardiola sempat menjadi perbincangan setelah dirinya melewati satu dekade yang penuh kesuksesan bersama klub tersebut.
Saat menuju pintu keluar ruang konferensi pers, Guardiola memberikan klarifikasi mengenai rumor kepergiannya sembari bercanda.
"Tidak mungkin! Saya masih punya kontrak satu tahun lagi," ujar Guardiola, Manajer Manchester City.
Mantan pelatih Barcelona itu juga mengakui bahwa dirinya sangat menikmati berbagai rumor dan spekulasi yang beredar di media massa mengenai masa depannya.
"Sangat menyenangkan membuat media terus menebak-nebak soal di mana saya akan bekerja pada Agustus nanti," kata Guardiola, Manajer Manchester City.
Ketika disinggung mengenai status legendaris yang disematkan kepadanya berkat raihan trofi selama melatih Manchester City, Guardiola memberikan tanggapan dengan gaya khas yang penuh humor.
"Ya, tentu saja. 19 gelar dalam 10 tahun tidak buruk! Mereka tahu, mereka tidak perlu menunggu sampai saya pergi. Mereka tahu saya sangat menyenangkan," ujar Guardiola, Manajer Manchester City.
Juru taktik tersebut kemudian menambahkan rincian mengenai jumlah trofi yang sudah diraihnya serta ambisi besarnya yang masih tersisa musim ini.
"Jadi, 19 gelar — dan masih berjuang untuk gelar ke-20 dalam 10 tahun — itu tidak buruk, jujur saja," lanjut Guardiola, Manajer Manchester City.
Selain membahas masa depannya sendiri, Guardiola merespons kabar mengenai rencana kepergian dua staf kepelatihannya, Lorenzo Buenaventura dan Xabi Mancisidor, dengan nada sarkastis.
"Saya sudah memperpanjang kontrak mereka semua selama tiga tahun lagi," ujar Guardiola, Manajer Manchester City.
Setelah memberikan jawaban sarkastis tersebut, Guardiola langsung memberikan klarifikasi singkat saat ditanya mengenai keseriusan pernyataannya.
"Tidak," jawab Guardiola, Manajer Manchester City.
Kendati demikian, pelatih berusia 55 tahun tersebut menegaskan bahwa manajemen klub tidak akan menghalangi anggota tim atau staf yang ingin mencari tantangan baru di luar klub.
"Sama seperti pemain, jika Anda tidak bahagia maka Anda hanya perlu mengetuk pintu direktur olahraga dan mencapai kesepakatan dengan klub lain. Apa gunanya bertahan?" ujar Guardiola, Manajer Manchester City.
Menurut Guardiola, keberanian untuk keluar dari zona nyaman merupakan hal yang sangat penting bagi perkembangan karier seorang pemain maupun staf kepelatihan.
"Itu juga berlaku untuk staf pelatih. Anda harus mengikuti impian Anda. Anda tidak bisa terus berada di zona nyaman. Anda harus berani melangkah maju — hidup ini terlalu singkat," lanjut Guardiola, Manajer Manchester City.