Pep Guardiola Larang Man City Jual Phil Foden dengan Harga Berapapun

Share

Pep Guardiola memberikan pesan mendalam bagi masa depan Manchester City menjelang akhir masa jabatannya. Manajer asal Spanyol tersebut melarang keras calon penerusnya, Enzo Maresca, untuk melepas Phil Foden ke klub lain.

Pertandingan melawan Aston Villa pada Minggu (24-5-2026) akan menjadi momen terakhir Guardiola mendampingi Manchester City. Seperti dilansir dari Bola, posisi manajer selanjutnya bakal diambil alih oleh Enzo Maresca yang merupakan mantan asistennya.

Selama satu dekade memimpin di Stadion Etihad, Guardiola berhasil mengoleksi 20 trofi. Foden menjadi salah satu bukti keberhasilan Guardiola dalam memaksimalkan potensi pemain muda dari akademi klub.

Pentingnya keberadaan gelandang serang tersebut diungkapkan oleh Guardiola dalam buku berjudul "Pep's City: The Making of a Superteam".

"Kami tidak memberinya kontrakt baru secara kebetulan. Dia satu-satunya pemain yang tidak bisa dijual dalam keadaan apa pun, satu-satunya. Bahkan tidak untuk 500 juta euro," kata Guardiola.

"Phil tidak akan ke mana-mana. Phil adalah City. Kami tidak akan merekrut pemain lain untuk posisi itu. Ketika David Silva pergi, kami sudah tahu siapa pesulap baru kami," imbuhnya.

Keyakinan terhadap bakat Foden sudah dipelihara Guardiola sejak awal kedatangannya. Pelatih tersebut meyakini bahwa pemain didikannya akan berkembang menjadi pilar utama di kompetisi domestik.

"Satu hal yang jelas, Foden punya tempat di tim utama City. Saya penasaran apakah pelatih lain akan memberinya kesempatan berkembang atau malah meminjamkannya," ujar Guardiola.

"Saya tidak suka mencadangkannya di beberapa pertandingan tertentu, tetapi saya juga harus memikirkan seluruh skuad. Phil memahami itu," imbuhnya.

Apresiasi Foden dan Situasi di Tim Nasional

Foden sendiri menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap kepemimpinan Guardiola selama bertahun-tahun di Manchester City.

"Bermain dengannya selama bertahun-tahun adalah sebuah blessing. Dia benar-benar membantu perkembangan permainan saya," kata Foden.

"Saya sangat senang dia masih berada di sini saat ini. Kita lihat saja apa yang terjadi di akhir musim. Semoga dia tetap di sini musim depan," ucapnya.

Di sisi lain, Foden harus menghadapi kenyataan pahit di level internasional. Namanya tidak tercantum dalam daftar skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 yang dirilis oleh Thomas Tuchel.

Penurunan performa akibat ritme bermain yang fluktuatif menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut, meskipun Tuchel sempat memberikan kesempatan sebagai starter pada laga uji coba bulan Maret lalu.

"Phil tampil luar biasa selama pemusatan latihan bersama kami. Bukan hanya di sesi latihan, tetapi juga di luar lapangan. Dia terbuka dan memiliki suasana hati yang bagus," kata Tuchel.

"Sejujurnya, sangat berat bagi saya meneleponnya dan menyampaikan keputusan ini. Saya bisa melihat dari reaksinya betapa besar pengaruh keputusan itu untuk dirinya dan betapa besar keinginannya untuk datang," imbuhnya.

Kini fokus Foden beralih untuk menyelesaikan laga pemungkas bersama Guardiola sebelum memulai lembaran baru di bawah strategi Maresca.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author